Minggu, April 14, 2024
Lampung Utara

Hingga Juli PAD Lampura Baru Capai 29,91 Persen

Lampung Utara, hariansatelit.com

Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Juli 2023 dari Rp143,1 miliar yang ditargetkan, sampai saat ini baru mencapai Rp42,8 miliar atau 29,91 persen.
“Perolehan PAD hingga saat ini baru Rp42-an miliar atau 29,91 persen,” ucap Kepala Badan Pendapatan Daerah Lampung Utara, Desyadi melalui Kabid Penagihan dan Pembukuan, Adi Awang, Rabu (12/7/2023).

Ia mengatakan, dari data yang masuk, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura menjadi instansi yang belum mampu menyetorkan PAD. Padahal, PAD yang ditargetkan di sana hanya sebesar Rp30 juta saja. Untuk posisi kedua terbawah ditempati oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi. Dari target Rp1,1 miliar, PAD yang terealisasi baru Rp35-an juta atau 3,19 persen.

“Di posisi ketiga terbawah, ada Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Dari target Rp3-an miliar, yang terkumpul baru Rp177-an juta atau 5,82 persen,” ujarnya.

Adapun perangkat daerah yang paling banyak mengumpulkan PAD sementara ini adalah Dinas Komunikasi dan Informatika. Lalu, Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Kemudian, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset. Di posisi keempat, ada Badan Pendapatan Daerah.

Menurutnya, Dinas Komunikasi dan Informatika, perolehan PAD mereka mencapai 128 persen. Sebab, dari target Rp600 juta, PAD yang mereka kumpulkan mencapai Rp768-an juta. Adapun PAD yang dikumpulkan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga mencapai Rp12,7 juta dari Rp25 juta yang ditargetkan atau 50,80 persen.

“Dari Rp19-an miliar yang ditargetkan, BPKA telah mengumpulkan Rp7,3 miliar atau 38,45 persen, sedangkan perolehan PAD dari Bapenda sudah mencapai Rp14,7 miliar dari Rp42,5 miliar atau 34,66 persen,” jelas dia.

Ia mengatakan, target PAD tahun ini mencapai Rp143 miliar. Target ini mengalami peningkatan sekitar Rp59,6 miliar jika dibandingkan dengan target PAD tahun 2022 lalu yang hanya sebesar Rp83,4 miliar.

Dinas Kesehatan, Bapenda, dan BPKA merupakan tiga instansi yang menjadi tulang punggung dalam perolehan PAD. Total target PAD dari ketiga instansi ini mencapai sekitar Rp136-an miliar. “Harapannya, perolehan PAD dapat terealisasi sesuai target,” ucapnya. (Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *