Minggu, November 8, 2026
Pesawaran

Ratusan Polisi Gerebek 3 Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Pesawaran

Pesawaran, hariansatelit.com

Sebanyak 409 personel gabungan menggerebek sejumlah lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Sabtu (7/11/2026). Namun, tidak ada bandar narkoba yang berhasil ditangkap dalam operasi tersebut. Orang-orang yang diduga menjadi bandar justru tidak ditemukan saat petugas menyisir sejumlah titik di tiga desa.

Polisi pun menegaskan akan terus memburu mereka. Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Pol Dodi Suryadin mengatakan, pihaknya tidak akan menghentikan pengejaran terhadap orang-orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

“Untuk bandar-bandar yang saat ini kami cari tetapi tidak berada di tempat ketika operasi berlangsung, pasti akan kami kejar. Kami tidak akan sungkan mengambil tindakan tegas terhadap bandar narkoba,” ujar Dodi, Sabtu.

Operasi tersebut melibatkan personel Polda Lampung, Polres Pesawaran, Polresta Bandar Lampung, dan BNNP Lampung. Petugas menyisir sejumlah rumah, gubuk, kandang ayam, dan rumah kontrakan di Desa Kejadian, Desa Gunung Sugih Baru, serta Desa Negara Ratu Wates. Meski tidak menangkap bandar, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Temuan itu antara lain alat isap sabu atau bong, kaca pirek, plastik klip bekas pakai, timbangan digital, hingga dua paket berisi kristal putih yang diduga sabu. “Memang dalam kegiatan hari ini kami menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya alat isap, senjata tajam, sabu yang diduga narkotika, timbangan digital, dan beberapa telepon seluler,” kata Dodi. Di salah satu kandang ayam, petugas menemukan tiga alat isap sabu dan satu plastik klip berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu. Sementara itu, di sebuah gubuk yang dikaitkan dengan seseorang bernama Nando, polisi menemukan plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu, timbangan digital, alat isap, telepon seluler, serta sejumlah pipet.

Barang lain yang turut diamankan meliputi sejumlah bong, kaca pirek, plastik klip bekas pakai, buku catatan, laptop, dan beberapa telepon seluler. Petugas juga menemukan sejumlah senjata tajam berupa pedang, golok, badik, dan celurit. Selain itu, ditemukan benda menyerupai senjata api berbentuk korek serta satu selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter. Seluruh barang tersebut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam operasi yang berlangsung sekitar empat jam tersebut, petugas mengamankan enam orang di sekitar lokasi yang dicurigai. Keenamnya berusia 14 hingga 17 tahun dan seluruhnya berstatus pelajar. Mereka dibawa ke Mapolsek Natar untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine. Hasilnya, keenam orang tersebut dinyatakan negatif narkoba. Karena masih di bawah umur, identitas mereka tidak dipublikasikan.

Dodi mengajak masyarakat tidak membiarkan lingkungan mereka menjadi tempat berkembangnya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Menurut dia, informasi warga dibutuhkan untuk membantu kepolisian mengidentifikasi lokasi dan pihak-pihak yang diduga terlibat. (Farizi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *