Kamis, Agustus 6, 2026
Pesawaran

189 Kader Posyandu di Pesawaran Berstatus Strata Madya
Pesawaran, hariansatelit.com

Sebanyak 189 kader Posyandu atau 20 persen dari 2.220 kader di Kabupaten Pesawaran tahun 2026 sudah mendapatkan predikat strata madya.

Peningkatan kompetensi kader dinilai menjadi salah satu kunci dalam mendukung kualitas pelayanan Posyandu kepada masyarakat di Bumi Andan Jejama.

Target tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Diskes Pesawaran, Trio Pranoto, saat Pertemuan Orientasi Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten Pesawaran Tahun 2026 di Hotel Regency, Selasa (4/8/2026).

Trio mengatakan, peningkatan kompetensi kader menjadi perhatian karena keberhasilan program Posyandu sangat dipengaruhi oleh kemampuan para kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saat ini ada 2.220 kader Posyandu di Kabupaten Pesawaran. Target kami pada 2026 ini minimal 20 persen kader Posyandu mendapatkan predikat strata madya,” kata Trio.

Ia menjelaskan, hingga saat ini baru 189 kader Posyandu yang telah memperoleh predikat strata madya.

Untuk mendapatkan predikat tersebut, setiap kader harus mengikuti uji kompetensi yang mencakup 25 keterampilan dasar kader Posyandu.

Menurutnya, peningkatan kapasitas kader sejalan dengan implementasi pelayanan Posyandu siklus hidup yang kini telah diterapkan di seluruh Posyandu di Kabupaten Pesawaran.

“Dari 445 Posyandu yang ada di Kabupaten Pesawaran, seluruhnya telah menerapkan Posyandu siklus hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dr. Imelda Carolia, melalui Sekretaris Diskes Pesawaran Aufa Abendanon mengatakan, Posyandu memiliki peran strategis sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat yang mendukung transformasi layanan kesehatan primer.

Menurutnya, selain peningkatan pelayanan Posyandu, kompetensi para kader Posyandu juga harus ditingkatkan guna menunjang pelaksanaan pelayanan Posyandu ditengah masyarakat.

“Tenaga kesehatan disini memiliki peran penting sebagai pembina, pendamping, pengawas dan penanggungjawab teknis pelayanan kesehatan di Posyandu. Maka pertemuan ini sangat penting guna meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan Posyandu yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pelayanan, pemantauan, pembinaan serta pengawasan pencatatan dan pelaporan,” ujarnya.

“Dipertemuan ini nantinya akan diadakan penandatanganan nota kesepahaman sebagai komitmen bersama dalam memperkuat pembinaan dan pengelolaan Posyandu di Kabupaten Pesawaran,” tampaknya. (Farizi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *