Mobil Pelat Merah Ugal-ugalan di Tanggamus Diselidiki Polisi
Tanggamus, hariansatelit.com
Satlantas Polres Tanggamus mengungkap hasil penyelidikan awal terkait video viral mobil Toyota Innova Reborn berpelat merah BE 1554 XZ yang diduga ugal-ugalan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar).
Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Rudi Khisbiyantoro mengatakan, kepastian lokasi diperoleh setelah personelnya melakukan serangkaian penyelidikan dengan mendatangi tempat kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkomunikasi dengan pengunggah video.
“Kami telah melakukan penyelidikan. Anggota juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi yang diduga menjadi jalan sebagaimana dalam video,” kata AKP Rudi Khisbiyantoro mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, Senin (27/7/2026).
Selain melakukan pengecekan lokasi, personel Satlantas juga meminta keterangan dari pegawai Rumah Makan Padang yang berada di sekitar lokasi kejadian di wilayah Pekon Kota Agung Timur. Keterangan para saksi tersebut dicocokkan dengan informasi yang diperoleh dari pengunggah video untuk memastikan kronologi peristiwa.
“Anggota juga meminta keterangan dari pegawai Rumah Makan Padang di sekitar lokasi untuk memastikan kronologi serta mencari saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” ujarnya.
AKP Rudi menjelaskan, pihaknya juga telah meminta keterangan dari Andre Pangestu selaku pengunggah video. Berdasarkan hasil penyelidikan, Andre tidak membuat laporan polisi karena peristiwa tersebut tidak mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Petugas yang melakukan pengecekan di lokasi juga tidak menemukan adanya dampak kecelakaan akibat insiden tersebut.
Kasat Lantas menambahkan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan nomor polisi BE 1554 XZ diduga merupakan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Namun, saat ini kendaraan tersebut tidak berada di wilayah Kabupaten Tanggamus sehingga polisi masih melakukan penelusuran lebih lanjut.
“Untuk memastikan siapa pengemudi maupun penggunaan kendaraan tersebut, kami persilakan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Kami juga akan terus mendalami perkara ini agar fakta yang sebenarnya dapat diketahui,” tandasnya.
Sementara itu, Andre Pangestu selaku pengunggah video menyampaikan kronologi versi dirinya terkait peristiwa yang terjadi di Jalan Lintas Barat, Kabupaten Tanggamus, pada Minggu (26/7/2026) malam.
Andre mengatakan, saat itu ia sedang mengemudikan mobil bersama istri yang sedang hamil dan anaknya dari arah Simpang Kerta menuju Kota Agung. Menurutnya, sejak di kawasan Simpang Kerta, mobil dinas berpelat merah tersebut beberapa kali menyalakan lampu jauh dari belakang hingga membuat pandangannya silau.
“Dari Simpang Kerta mobil plat merah itu terus memberi lampu jauh dari belakang. Setelah berhasil menyalip saya, karena merasa silau saya sempat memberi lampu balik. Tapi setelah itu mobil tersebut justru memperlambat laju kendaraannya,” kata Andre. (Tans)
