Camat Jati Agung Ajak Aparatur Jadi Penggerak Budaya Bersih
Jati Agung, hariansatelit.com
Camat Jati Agung Rizwan Effendi mengajak masyarakat untuk dapat mengoptimalkan gerakan sadar buang sampah pada tempatnya.
Ajakan tersebut camat sampaikan mengingat kondisi desa di kecamatan Jati Agung saat ini tengah menghadapi musim penghujan.
Maka perlu kiranya gerakan tersebut dilakukan bersama-sama, sebagai upaya meminimalisir terjadinya genangan air/banjir maupun berbagai jenis penyakit lainnya.
Mari bersama-sama tingkatkan kesadaran dengan membuang sampah pada tempatnya serta peduli akan kebersihan serta kepedulian kita terhadap lingkungan.
“Terlebih saat ini Kecamatan Jati Agung dalam kondisi musim hujan, tentunya segala penyakit akan sangat rentan menyerang, seperti halnya penyakit demam berdarah dengue (DBD),” ucap Camat pada saat melakukan Monev di Desa Banjar Agung pada, Kamis (23/4/2026).
//
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran pemerintah desa sebagai teladan dalam menjaga kebersihan. “Mari kita menjadi agen perubahan sekaligus motor penggerak kebersihan di lingkungan masing-masing. Kebiasaan hidup bersih dan sehat harus dimulai dari rumah, kantor, hingga sekolah, sehingga masyarakat mau mengikuti apa yang kita contohkan,” ujarnya.
Dia mengingatkan, kebersihan menjadi salah satu aspek penilaian dalam lomba desa dan kecamatan tingkat Kabupaten Lampung Selatan.
Dikatakannya, pemerintah tentunya mengalami kesulitan dalam mengatasi permasalahan sampah, kebersihan lingkungan serta melakukan pencegahan terhadap berbagai penyakit menular yang diakibatkan lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya apabila tidak didukung peran serta masyarakat.
Sadar akan kebersihan dapat dimulai melalui hal terkecil dalam keluarga, hingga tanpa disadari kita telah bersama-sama menjaga lingkungan sekitar.
“Selain itu, potensi banjir dan wabah penyakit yang ditimbulkan oleh musim penghujan juga dapat diminimalisir,” terangnya.
Camat Jati Agung ramah senyum ini juga mengimbau kepada masyarakat, untuk terus menggalakkan kebersihan sungai sebagai salah satu langkah awal pencegahan, selama musim penghujan.
“Kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya, adalah salah satu bentuk komitmen yang kuat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih. Tak hanya dipertahankan, juga perlu untuk kita ajarkan kepada anak-anak kita,” tuturnya.
Camat menilai, dengan kawasan lingkungan yang bersih, pola hidup bersih, dan sehat akan dapat dirasakan manfaatnya. Lingkungan akan terbebas dari pesebaran nyamuk dan penyakit lainnya.
Selebihnya Camat Rizwan berharap, jika sejauh ini masalah sampah dan pola pikir masyarakat yang masih sembarangan membuang sampah tidak pada tempatnya, dapat ditinggalkan.
“Jika masing-masing orang memperhatikan depan, belakang, kiri, dan kanan dirasa cukup untuk menciptakan kebersamaan dalam mewujudkan impian Helau bebas dari sampah,” tuturnya. (Mar)
