Selasa, April 21, 2026
Bandar Lampung

Bandarlampung Perkuat Pelacakan TBC hingga Tingkat Kelurahan

Bandarlampung, hariansatelit.com

Pemerintah Kota Bandarlampung memperkuat pelacakan kasus Tuberkulosis (TB) hingga tingkat kelurahan dalam upaya mengakselerasi eliminasi penyakit tersebut di kota ini khususnya dan umumnya di Indonesia.

“Kami terus mempercepat penanganan TB di kota ini dengan memperkuat pelacakan kasus hingga ke tingkat kelurahan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Tumenggung di Bandarlampung, Selasa (21/4/2026).

Ia pun mengungkapkan bahwa pihaknya kini telah mengantongi data penderita TB secara rinci berbasis nama dan alamat di setiap wilayah kerja puskesmas. Hal ini yang menjadi dasar untuk memastikan ketersediaan obat sekaligus pemantauan pasien secara berkala.
“31 Puskesmas di Bandarlampung telah melayani pasien TBC. Namun, belum semuanya dilengkapi alat Tes Cepat Molekuler (TCM). Meski demikian, layanan pemeriksaan tetap berjalan optimal melalui sistem rujukan,” katanya.

Dia mengatakan bahwa saat ini fasilitas TCM tersedia di sejumlah titik strategis, seperti RSUD Abdul Moeloek, RSUD A. Dadi Tjokrodipo, rumah sakit swasta, serta beberapa puskesmas tertentu.

“Dalam upaya memutus rantai penularan, kami menerapkan dua skema penanganan. Pasien yang terkonfirmasi positif wajib menjalani pengobatan rutin selama enam bulan,” kata dia.

Sementara bagi yang hasil skriningnya negatif, diberikan Terapi Pencegahan TBC (TPT) berupa obat yang dikonsumsi satu kali dalam seminggu selama 12 minggu.

“Langkah percepatan eliminasi TBC ini juga diperkuat melalui kebijakan daerah berupa keputusan wali kota dan peraturan wali kota tentang rencana aksi penanggulangan TBC,” kata dia. (Herwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *