Minggu, April 14, 2024
Bandar Lampung

Ketua Dekranasda Lampung Tutup PKW Angkatan 15 Tahun 2023

Bandar Lampung,hariansatelit.com

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, menutup Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) Angkatan 15 Tahun 2023, di Kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Rabu (13/12/2023).

Kebudayaan Indonesia yang kaya dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat, seperti produk sulam tapis dan kriya yang dapat menjadi produk siap jual sekaligus menjadi ciri khas kebudayaan Indonesia khususnya daerah Lampung.

Untuk memaksimalkan pengembangan kewirausahaan dan juga meningkatkan keterampilan masyarakat Lampung bagi anak – anak putus sekolah atau yang sudah lulus sekolah namun tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, menurut Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, perlu diadakannya pelatihan, salah satunya melalui program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).

“Kalian adalah generasi penerus bangsa, sebagai bonus demografi tunjukkan bakat dan kreasi adik-adik dalam mengembangkan kerajinan daerah khas Lampung,” kata Riana Sari.

Kewirausahan dinilai sebagai sumber pertumbuhan, inovasi, produktivitas dan peluang kerja. Ketua Dekranasda Provinsi Lampung berharap, pelatihan ini dapat memicu bakat anak muda sehingga bisa menciptakan UMKM lokal.

Diharapkan nantinya setelah peserta selesai mengikuti pelatihan dan menguasai keterampilan, maka OPD terkait dapat membantu pengembangan produk hasil kerajinan mereka.

“Mudah-mudahan dari program PKW yang telah kita laksanakan ini dapat mendorong dan menciptakan wirausahawan yang baru di bidang tenun tapis sehingga dapat menciptakan lapangan kerja atau merintis usaha baru,” harap Riana Sari.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, harus terus berusaha sampai menjadi wirausaha yang mempunyai ciri khas dengan produk inovasi baru. Sehingga kedepannya mampu berdiri sendiri dan Ibu doakan menjadi seorang wirausaha yang sukses di masa depan,” pesan Riana Sari menutup sambutannya.

Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) Angkatan 15 Tahun 2023 yang telah dimulai sejak Oktober lalu ini, diikuti oleh 30 peserta usia 15 – 25 tahun yang putus sekolah atau yang sudah lulus sekolah namun tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung juga menyerahkan bantuan berupa mesin jahit, gosokan dan alat menyulam. (Herwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *