Sabtu, April 20, 2024
Nasional

Pemprov Lampung Terima Penghargaan dari Bapanas

Jakarta,hariansatelit.com

Pemerintah Provinsi Lampung menerima Mobil Laboratorium Keliling, dan Sertifikat Sistem Manajemen Pengawasan Keamanan Pangan Segar yang digelar Badan Pangan Nasional (Bapanas) selaku Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKP-P), di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin 20/11/2023.

Kegiatan launching pasar pangan aman dan penyerahan mobil laboratorium keliling dirangkai dengan kegiatan Penyerahan sertifikat Pengawasan Keamanan Pangan, Pameran pangan segar aman dan bermutu, Temu Teknis OKKP, dan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (SIPSAT).

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, menerima Mobil Laboratorium Keliling dan penghargaan berupa Sertifikat Sistem Pengawasan Keamanan Pangan Segar dengan kategori Sangat Baik yang diserahkan secara langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.

Bani Ispriyanto menjelaskan penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang memiliki kinerja pengawasan keamanan pangan pre-market dan post-market tertinggi bersama 5 Provinsi lainnya, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

“Provinsi Lampung dianggap punya kinerja yang baik dalam sistem tata kelola keamanan pangan. Keberhasilan Provinsi Lampung karena memberikan perhatian yang serius untuk pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu menindaklanjuti terbitnya Perbadan No. 12/2023 dan penilaian sistem pengawasan keamanan pangan, dilakukan penyerahan Sertifikat Sistem Manajemen Pengawasan Keamanan Pangan Segar kepada 15 (lima belas) Dinas Urusan Pangan tingkat Provinsi, dengan hasil 6 Provinsi kategori Sangat baik (Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Lampung dan Sumatera Barat) dan 9 Provinsi lainnya kategori baik.

Provinsi Lampung berpartisipasi dalam pameran keamanan pangan menghadirkan PSAT yang telah memperoleh jaminan keamanan pangan baik pangan impor maupun produksi dalam negeri. Terdapat 11 provinsi yang berpartisipasi dalam pameran ini, yaitu Provinsi Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Bali, NTB, Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Selatan, dan 5 (lima) pelaku usaha pangan segar impor.

Bani Ispriyanto juga menambahkan, tindak Lanjut yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung terus melakukan monitoring ke pasar lokasi PAS AMAN maupun pasar lainnya untuk meningkatkan kesadaran para pedagang, pengelola pasar dan konsumen tentang pentingnya keamanan pangan.

Sementara untuk mobil laboratorium keliling keamanan pangan nantinya akan melaporkan kegiatan pengawasan keamanan pangan yang telah dijadwalkan menggunakan laboratorium keliling diritel dalam wilayah kerjanya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pangan Nasional. Hadir secara fisik pada launching tersebut, dan Deputi lingkup NFA, Plt. Gubernur Jawa Barat, anggota Komisi IV DPR RI, 14 Kepala Dinas Tanaman Pangan Provinsi bersama 238 peserta dengan pejabat tinggi pratama lingkup NFA, dan petugas teknis keamanan pangan tingkat provinsi/kabupaten/kota, pokja keamanan pangan, perwakilan Kementerian/Lembaga terkait, asosiasi dan BUMN Pangan. Hadir secara online 48 Dinas Urusan Pangan Kab/Kota dan Internal Control System (ICS) Pas Aman dari 48 lokasi pasar aman di 20 provinsi. (Herwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *