Minggu, April 14, 2024
Bandar Lampung

Gubernur Dorong Peningkatan Kualitas Batik Lampung Yang Mengadopsi Nilai Budaya dan Kearifan Lokal

 

Bandar Lampung,hariansatelit.com

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menghadiri acara Hari Batik tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023 di halaman kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Selasa (10/10/2023).

Acara yang digelar hari ini merupakan puncak peringatan Hari Batik Nasional Provinsi Lampung Tahun 2023 yang sejak tanggal 1 Oktober 2023 telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain : Lomba mewarnai batik Lampung, lomba membatik motif Lampung, lomba desain batik Lampung, lomba model busana batik Lampung untuk anak-anak, remaja dan dewasa, pameran Batik Lampung dan seremoni Puncak peringatan yang akan diisi dengan parade berbatik yang diikuti oleh brand batik Lampung terkenal disertai tutorial membatik Lampung.

“Perkenankanlah Saya hari ini mengucapkan rasa syukur karena dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat, lebih-lebih kita hari ini menghadiri acara hari batik Provinsi Lampung tahun 2023 dengan tema Batik Bangkit, ini semua untuk kebangkitan bangkitnya Batik Lampung yang menurut saya nilai keindahannya tidak kalah dengan batik lainnya,” ucap Gubernur Lampung.

Demikian disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengawali sambutannya dalam acara puncak peringatan Hari Batik Nasional di Provinsi Lampung Tahun 2023.

“Saya ingin Kegiatan ini jangan sekedar seremonial saja, tetapi betul-betul dikembangkan dimanapun berada, setiap ada acara di Lampung maupun di provinsi lainnya,” lanjut Gubernur.

Batik Lampung dengan karateristiknya yang khas telah menjadi lambang identitas budaya Provinsi Lampung yang patut dibanggakan, oleh karenanya Gubernur mengajak para pelaku usaha dan pengrajin batik untuk terus menciptakan batik dengan model dan motif terbaru yang menggambarkan flora dan fauna serta ornamen khas budaya Lampung.

“Menurut Saya kualitas Batik Lampung tidak kalah dengan mutu batik di Jogja dan di Solo,” ungkap Gubernur.

“Nah oleh karena itu, saya ingin zaman sekarang, di zaman Ibu Riana Batik Lampung menjadi trend Fashion Show dalam menumbuhkan ekonomi lokal yang ada dalam budaya Lampung,” lanjutnya.

Motif Batik Lampung yang dibuat harus ada nilai-nilai budaya dari setiap wilayah yang ada di Provinsi Lampung, bukan hanya sekedar keindahan dan kainnya saja melainkan juga mengandung nilai budaya dan kearifan lokal dari masyarakat Lampung.

Proses pembuatan batik mengajarkan tentang kesabaran, ketelitian dan kerja keras, pembuatan batik juga mengajarkan pentingnya kerjasama dan kesungguhan, karena dalam setiap langkah produksinya melibatkan banyak orang dan setiap orang memiliki peran penting dalam pembuatannya.

Oleh karena itu sangat penting untuk memahami, merencanakan dan beradaptasi dengan seluruh komponen terkait untuk mengembangkan Batik Lampung khususnya pihak perbankan. Kerajinan dan Produk UMKM telah terbukti menjadi salah satu penopang perekonomian di Provinsi Lampung saat terjadi krisis ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

“Saya ingin industri Batik mempunyai peran dalam rangka perekonomian khususnya Lampung. Nilai ekspor produk batik menembus angka 4,56 juta US Dollar atau meningkat 30,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian 2021, ini berarti sudah sangat bagus,” ungkapnya.

Industri batik Lampung telah tumbuh menjadi salah satu pilar utama dalam perekonomian Provinsi Lampung dan produksi perdagangan batik tidak hanya memberikan pendapatan kepada para pengrajin dan pelaku usaha akan tetapi juga mendukung sektor-sektor terkait seperti perusahaan tekstil, pemasaran dan sektor lainnya.

Ini adalah peluang yang sangat berharga bagi para perempuan dan pemuda di Provinsi Lampung untuk meningkatkan keterampilan dalam membatik yang akan mendukung secara finansial. Artinya perekonomian industri batik telah membuka peluang dalam menciptakan lapangan kerja.

Pemerintah provinsi Lampung bersama-sama dengan Mitra terkait akan terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor ini, baik berupa pelatihan dan bantuan teknis sehingga dapat memperluas peluang kerja bagi masyarakat dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung.

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan Hari Batik Lampung tahun 2023 dan menjaga keberlanjutan warisan budaya ini dan terus mendukung dan mempromosikan batik Lampung,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal didampingi Ketua Organisasi Wanita Provinsi Lampung Rusdiana Adi Erlansyah dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Mamiyani Fahrizal menyerahkan Piala dan piagam penghargaan bagi seluruh pemenang Lomba kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Batik di Provinsi Lampung Tahun 2023.

Selanjutnya Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal menyampaikan bahwa kegiatan Hari Batik Provinsi Lampung Tahun 2023 ini diikuti oleh 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan merupakan salah satu upaya Dekranasda Lampung dalam melestarikan dan menjaga Budaya Batik Lampung.

“Sudah menjadi kewajiban kitalah sebagai bangsa Indonesia untuk menjaga, mencintai dan melestarikannya serta memakai batik, tadi bisa dilihat seluruh undangan memakai batik dan sebagian besar adalah batik Lampung, inilah salah satu upaya Dekranasda agar warisan budaya ini tetap terjaga,” ucap Riana Sari Arinal.

Riana Sari Arinal berharap agar karya batik Lampung dapat setara dengan Batik lainnya seperti Batik Jawa agar masyarakat banyak yang menyukainya dan menggunakannya, tidak hanya masyarakat Lampung akan tetapi seluruh masyarakat Indonesia. (Herwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *