Kamis, Juli 25, 2024
Lampung Selatan

HUT Desa Margorejo ke-54 Gelar Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk

Jati Agung, hariansatelit.com

Pemerintah Desa Margorejo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Kegiatan kebudayaan dan hiburan masyarakat itu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) desa ke-54, Sabtu (9/9/2023) malam.

Pertunjukan Wayang Kukit disampiakan Ki Dalang Muryanto dari Kalirejo, Lampung Tengah (Lamteng) dengan lakon Semar Bangun Projo.

Kemeriahan perayaan HUT Desa ke-54 menyelimuti warga Desa Margorejo Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan berlangsung meriah.

Kemeriahan terlihat dari dibagikannya puluhan doorprize alias banjir hadiah.

Warga bergembira saat menghadiri puncak acara peringatan HUT Desa ke-54.

Warga yang hadir terlihat menikmati sajian pertunjukan yang ditampilkan. Dari raut wajah mereka, sangat kentara kalau mereka tengah bersuka cita, larut dalam kegembiraan.

Acara tersebut dihadiri Kadiskominfo, Kadis PMD, Camat Jati Agung Firdaus Adam, Kapolsek Jati Agung Iptu Mustolih, Danramil Tanjung Bintang diwakili Sertu Suyatno, kepala desa se-Jati Agung dan ribuan masyarakat.

Kepala Desa Margorejo Berto Julian mengatakan, pagelaran wayang kulit semalam suntuk dilaksanakan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Desa Margorejo ke-54 Tahun 2023.

Selain itu, pagelaran wayang kulit juga untuk memberikan hiburan kepada masyarakat serta melestarikan budaya dan seni tradisi lokal.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Desa Margorejo yang ikut menyukseskan pagelaran wayang kulit ini,” kata Berto.

Kades mengajak masyarakat untuk bangga memiliki wayang sebagai kesenian tradisional.

Berto berharap warga desa Margorejo dapat memaknai sebagai upaya untuk berterimakasih terhadap pencipta sehingga senantiasa mendapatkan keberkahan.

Berto menambahkan, pagelaran wayang kulit bukan hanya sekedar tontonan masyarakat saja, tetapi didalamnya juga terdapat tuntutan yang bermanfaat.

Dia berharap, pagelaran wayang kulit yang dilaksanakan bisa menginspirasi masyarakat Desa Margorejo untuk selalu berbuat positif dalam kehidupan sosial budaya.

“Semoga dengan kegiatan pelestarian budaya ini, bisa memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat sehingga Desa Margorejo bisa semakin maju, adil dan sejahtera,” tukasnya. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *