Senin, Februari 26, 2024
Bandar Lampung

Pemprov Lampung Pantau Ketersediaan dan Distribusi Bahan Pangan, Jaga Inflasi Daerah

 

Bandar Lampung,hariansatelit.com

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (07/08/2023).

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan bahwa inflasi di Indonesia pada bulan Juli 2023 berada di angka 3,08%, sesuai dengan target.

“Ini merupakan angka yang bisa diterima oleh konsumen dan masyarakat, karena ada kesediaan barang dan jasa, serta keterjangkauan harga, namun di sisi lain harganya juga bisa diterima oleh para produsen,” ucap Mendagri.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini, mengatakan bahwa inflasi tahunan konsisten mengalami penurunan sejak Maret 2023 sampai dengan Juli 2023 yaitu 3,08%.

Komoditas penyumbang utama kenaikan IPH di sejumlah Kabupaten/Kota sampai dengan Minggu pertama Agustus 2023 adalah cabai rawit, ikan kembung, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

Selain itu, juga terjadi penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di minggu pertama Agustus 2023 pada 299 Kabupaten/Kota. Komoditas penyumbang utama penurunan IPH yaitu daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, dan udang basah.

Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas, Nyoto Suwignyo, mengatakan bahwa dari hasil pantauan tanggal 5 Agustus 2023, diketahui bahwa ada beberapa komoditas dengan harga 10% di atas HET/HAP yaitu Jagung Tingkat Peternak, Garam Konsumsi, Beras Medium Zona 3, Beras Medium Zona 2, dan Telur Ayam Ras.

Perkembangan _Domestic Market Obligation (DMO)_ atau kewajiban pasok dalam negeri untuk program minyak goreng rakyat sampai dengan bulan Juli 2023, minyak goreng dominan menyumbang deflasi dalam satu tahun terakhir. Minyak goreng cukup tersedia di semua wilayah dengan harga yang relatif stabil.

Sementara itu untuk angka inflasi di Provinsi Lampung berada dibawah rata-rata Nasional.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan bahwa Pemprov Lampung harus betul-betul menjaganya dengan upaya melakukan pemantauan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi.(Herwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *