Jumat, Mei 24, 2024
Bandar Lampung

Staf Khusus Menteri Bidang Transformasi Digital Berikan Penguatan pada Jajaran Kemenkumham Lampung

 

Bandar Lampung,hariansatelit.com

Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Transformasi Digital, Fajar Lase, menyempatkan diri menghadiri Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung dalam rangka memberikan penguatan terkait bidang transformasi digital di Aula Kantor Wilayah Lampung Selasa (25/07/2023).

Kedatangan Fajar Lase diterima langsung oleh Kepala Kanwil Lampung, Sorta Delima Lumban Tobing; didampingi Kepala Divisi Administrasi, M. Ikmal Idrus; Kepala Divisi Pemasyarakatan, Farid Junaedi; dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Alpius Sarumaha, beserta Kepala Satuan Kerja di Jajaran.

Mengawali kegiatan, dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung menyampaikan Transformasi Digital bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan aktifitas, mulai dari dunia usaha, pemerintah dan keperluan lainnya, yang termasuk dalam Tranformasi Digital adalah proses bisnis, mode bisnis, domain dan budaya organisasi.

Kemenkumham sebagai organisasi pemerintah yang melaksanakan program pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, Pelayanan hukum dan penegakan hukum serta administrasi hukum, maka Tranformasi Digital adalah keniscayaan yang tidak dapat di elakan dan seluruh ASN harus mampu menyesuaikan dan meningkatkan kualitas kinerjanya dalam bidang tugasnya masing-masing berbasis digital.

Memberi penguatan, Fajar Lase memaparkan Transformasi Digital dalam organisasi pada pemerintahan. Dirinya menilai bahwa penerapan teknologi dalam berbagai sektor pemerintahan merupakan langkah yang tidak dapat dihindari dalam era digitalisasi ini.

Melalui presentasinya, Fajar menyoroti bagaimana integrasi teknologi informasi dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyelenggaraan pelayanan publik, serta memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan pemerintah.

Selain itu, Fajar juga menekankan pentingnya menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks dengan mengimplementasikan sistem keamanan yang tangguh. Menurutnya, Transformasi Digital akan membuka peluang baru dalam pemerintahan, seperti penggunaan big data untuk analisis kebijakan yang lebih akurat dan pengembangan aplikasi inovatif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan mengadopsi pendekatan ini, Fajar optimis bahwa pemerintahan dapat menjadi lebih adaptif dan responsif dalam menghadapi perubahan zaman, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh rakyat. (Herwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *