Sabtu, Juni 22, 2024
Metro

Program KIA Kota Metro Lampaui Target Nasional

Metro, hariansatelit.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota setempat mengklaim realisasi program wajib Kartu Identitas Anak (KIA) telah melampaui target nasional.

Kepala Disdukcapil Kota Metro, Ika Puspitarini Anindita Jayasinga menerangkan bahwa capaian realisasi KIA di Kota setempat telah mencapai 58.338 jiwa dari total target nasional sebanyak 45.092 jiwa.

“KIA di Metro sudah melampaui target minimal nasional 40 persen. Update kepemilikan KIA per 14 Juli 2023, sebanyak 58.338 dari jumlah wajib yang berjumlah 45.092 jiwa,” kata dia kepada awak media, Senin (24/7/2023).

Wanita yang akrab disapa Ika itu menerangkan bahwa Disdukcapil Kota Metro berhasil meningkatkan realisasi KIA mencapai 129,39 persen.

“Ya. Jadi, dari data tersebut, persentase cakupan KIA kita di Kota Metro itu sebesar 129,39 persen. Melampaui target minimal nasional sekitar 40 persen,” imbuhnya.

Kepala bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Disdukcapil Kota Metro, Syarifudin menambahkan bahwa KIA merupakan identitas pengenal alias pengganti KTP bagi anak yang belum genap berumur 17 tahun.

“Tingginya persentase KIA di Kota Metro, didukung program jemput bola road to school. Selain itu, Disdukcapil Kota Metro juga terus melakukan upaya dengan menggenjot aktivasi IKD,” terangnya.

“Aktivasi migrasi Identitas Kependudukan Digital atau IKD yang telah mencapai lebih dari 10 ribu jiwa, dari total 125.533 penduduk yang telah melakukan perekaman E-KTP,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, selain KIA yang melampaui target nasional, aktivasi IKD juga masuk kategori tinggi di Provinsi Lampung.

“Ya. Jadi, selain KIA yang melampaui target nasional, kami juga berupaya meningkatkan angka aktivasi IKD. Alhamdulillah, jumlah aktivasi Metro untuk di Provinsi Lampung juga terbilang tinggi ya,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku menggenjot target tersebut dengan beragam inovasi, mulai dari jemput bola ke sekolah hingga sosialisasi.

“Kita gencar lakukan jadwal keliling jemput bola juga, dan yang pasti, dari pertama kali sampai sekarang, kita juga masih terus gencar melakukan sosialisasi – sosialisasi terhadap masyarakat,” tandasnya. (Hendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *