Senin, September 21, 2026
Way Kanan

BPS dan Pemkab Way Kanan Perkuat Ekonomi Berbasis Data

Way Kanan, hariansatelit.com

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Way Kanan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis data. Sinergi tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Kantor Pemerintah Kabupaten Way Kanan.

Kepala BPS Kabupaten Way Kanan Erika Santi mengatakan, ketersediaan data statistik yang akurat menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran. Data tersebut juga diperlukan untuk mengevaluasi perkembangan ekonomi dan memetakan kondisi riil di lapangan.

Menurut Erika, perkebunan masih menjadi salah satu sektor dominan dalam struktur perekonomian Way Kanan. Selain perkebunan, sektor industri pengolahan, perdagangan, konsumsi, dan pangan turut berperan dalam menggerakkan ekonomi daerah.

Namun, ia menilai potensi perkebunan, khususnya komoditas kopi, belum memberikan kontribusi secara optimal terhadap perekonomian Way Kanan. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar komoditas unggulan daerah mampu memberikan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan pemerintah daerah yakni lebih gencar mempromosikan produk kopi asal Way Kanan. Promosi dinilai penting untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk kopi daerah,” katanya, Senin (21/9/2026).

Selain evaluasi pertumbuhan ekonomi, koordinasi BPS dan Pemkab Way Kanan juga diarahkan pada penguatan integrasi data lintas sektor. Pemanfaatan data sosial ekonomi yang valid diharapkan dapat membantu pemerintah menentukan intervensi ekonomi sesuai kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi tersebut juga menjadi momentum untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data SE2026 nantinya diharapkan memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi usaha dan aktivitas ekonomi sebagai dasar penyusunan strategi pembangunan daerah.

Dia menegaskan, sinergi antara BPS dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar data statistik tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi digunakan dalam perencanaan pembangunan. Dengan kebijakan yang berbasis data, intervensi ekonomi lokal diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat Way Kanan. (Wandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *