Selasa, September 15, 2026
Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Pinjam Rp100 Miliar ke PT SMI

Lampung Selatan, hariansatelit.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi mengamankan fasilitas pembiayaan pinjaman daerah senilai Rp100 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI.

Dana segar tersebut disiapkan khusus untuk mengakselerasi penanganan sekitar 50 kilometer jalan strategis di Bumi Kh Ragom Mufakat.

Komitmen kerja sama pembangunan ini ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Pinjaman Daerah oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Direktur PT SMI Faris Pranawa di Aula PT SMI, Gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Turut menyaksikan prosesi penandatanganan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Tri Umaryani, beserta jajaran pejabat Pemkab Lampung Selatan.

Pembiayaan sebesar Rp100 miliar ini dialokasikan untuk membiayai rekonstruksi dan peningkatan kualitas pada 20 ruas jalan prioritas.

Langkah krusial ini diambil guna memperkuat jaringan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong aksesori aktivitas ekonomi dan pelayanan publik yang lebih efisien. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa ketersediaan aksesibilitas jalan yang mantap merupakan kebutuhan vital masyarakat yang tak bisa ditawar. Posisi geografis Lampung Selatan sebagai gerbang utama Pulau Sumatra menuntut mobilitas yang tinggi dan lancar.

“Aksesibilitas adalah urat nadi konektivitas. Ketika jalan terbuka dan terhubung, maka peluang ekonomi, pelayanan publik, pendidikan hingga aktivitas sosial masyarakat juga ikut bergerak cepat,” ujar Egi usai penandatanganan.

Egi juga menginstruksikan jajarannya untuk mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan tepat mutu dan tepat waktu. Ia menyaratkan agar 20 ruas jalan yang dibangun benar-benar berdaya guna panjang bagi masyarakat. “Saya tegaskan kualitas pekerjaan harus bagus, sesuai kriteria dan spesifikasi, serta diselesaikan tepat waktu. Infrastruktur ini harus memberikan manfaat nyata bagi warga Lampung Selatan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PT SMI Faris Pranawa memaparkan bahwa pembiayaan penanganan jalan sepanjang 50 kilometer ini diproyeksikan bakal mengerek tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Lampung Selatan secara signifikan, yakni dari 63 persen melesat menjadi 67 persen.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas infrastruktur ini diperkirakan memberi dampak langsung pada efisiensi biaya operasional kendaraan (BOK) masyarakat hingga lebih dari Rp40 miliar per tahun.

“Sinergi pembiayaan ini kami harapkan dapat membuka akses menuju sentra-sentra produksi, fasilitas publik, dan kawasan ekonomi potensial. Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kuatnya kolaborasi antara Pemda dan para pemangku kepentingan agar manfaatnya dirasakan maksimal oleh masyarakat,” pungkas Faris. (Siahaan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *