Minggu, Agustus 30, 2026
Nasional

Gubernur Lampung Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Palembang

Sumsel,hariansatelit.com

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Apel Akbar Satlinmas di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sport City, Palembang,

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan.Jum”at (28/8/2026)

Rangkaian kegiatan juga dengan deklarasi, pelantikan, dan pengukuhan Pengurus Pusat/Daerah Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) se-Indonesia.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal turut serta dalam agenda nasional itu menjadi momentum penguatan konsolidasi ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas) di Lampung. Tujuannya memastikan kesiapsiagaan personel Satlinmas di tingkat pekon/desa dan kelurahan dalam mendukung mitigasi bencana, pencegahan karhutla, serta stabilitas keamanan lingkungan.

Sekitar 3.000 personel Satlinmas se-Indonesia mengikuti apel akbar. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus memimpin kegiatan. Hadir Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan kepala daerah se-Indonesia.

Kemerdekaan Harus Aman

Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan kemerdekaan harus hadir dalam bentuk rasa aman dan tertib bagi masyarakat.

“Kemerdekaan harus hadir dalam bentuk rasa aman, ketenteraman, ketertiban, perlindungan, dan pelayanan pemerintah ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.

Wiyagus menyebut urusan trantibumlinmas adalah amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang masuk pelayanan dasar wajib.

“Menjaga ketenteraman dan ketertiban bukan sekadar tugas administratif, melainkan tanggung jawab negara agar masyarakat hidup aman dan nyaman,” ujarnya.

Wamendagri menyebut tantangan kewilayahan yang kompleks membutuhkan respons cepat dan keterlibatan elemen masyarakat terdekat.

“Negara membutuhkan kekuatan yang paling dekat dengan masyarakat, yang memahami lingkungan dan dapat bergerak saat dibutuhkan,” katanya.

Saat ini tercatat 1.258.758 personel Satlinmas di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 469.076 poskamling di seluruh Indonesia.

“Dengan kedekatan itu, Satlinmas mampu mengetahui kondisi lingkungan, membangun komunikasi dengan warga, dan menyampaikan informasi cepat kepada pemerintah,” ujarnya.

Cegah Karhutla dan Atasi Bencana

Wamendagri menyoroti ancaman karhutla di sejumlah wilayah prioritas. Ia menginstruksikan Satlinmas mengambil peran lebih kuat dalam pencegahan dan deteksi dini.

“Lakukan pemantauan lingkungan, bangun komunikasi dengan masyarakat, edukasi agar tak membuka lahan dengan membakar, dan segera laporkan jika ada titik api atau potensi bahaya,” tegasnya.

Terkait bencana, ia menyontohkan penanganan gempa di Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, peran Linmas tak berhenti pada evakuasi, tapi berlanjut ke pendataan, pemenuhan kebutuhan dasar, distribusi logistik, hingga pemulihan.

“Pemerintah membina, daerah menguatkan, Satlinmas mengabdi, dan masyarakat menjadi bagian kekuatan bersama,” pungkasnya.

TNI Siap Integrasikan Aslinmas

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan, TNI siap mengintegrasikan potensi Aslinmas dalam operasi penanganan kerawanan wilayah dan karhutla bersama Polri, BNPB, dan pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan Aslinmas bisa jadi organisasi yang berperan untuk bangsa dan negara. TNI, Polri, BNPB sudah di depan, Aslinmas bisa masuk,” kata Maruli.

Ia menilai kebersamaan pemangku kepentingan menjadi kunci efektivitas mitigasi di lapangan.

“Dengan kekompakan pemerintah daerah, pemerintah pusat, BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan Aslinmas, penanganannya akan jauh lebih efektif,” ujarnya. (Herwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *