Selasa, Juni 30, 2026
Lampung Selatan

Dipicu Hal Sepele, Honorer Damkar Bacok Tetangga 20 Kali

Lampung Selatan, hariansatelit.com

SS, oknum tenaga honorer di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, diduga membacok tetangganya Yudi Kurniawan hingga kritis di wilayah Natar, Lampung Selatan, lalu melarikan diri.

Korban mengalami luka serius akibat serangan berulang dengan senjata tajam. Polisi menyatakan pelaku kini dalam pengejaran.

Akibat serangan menggunakan senjata tajam jenis golok itu, korban bernama Yudi Kurniawan mengalami sekitar 20 luka bacok yang tersebar di hampir seluruh tubuhnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di Perumahan Sidosari 3, Blok M Nomor 46, Dusun Cisarua, Desa Muara Putih, Kecamatan Natar.

Warga sekitar dibuat geger setelah mengetahui korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah usai diduga diserang oleh pelaku berinisial SS.

Kapolsek Natar AKP Setyo Budi Howo membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana penganiayaan berat tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan tetangga korban. Namun, hingga kini motif penyerangan masih didalami penyidik.

Peristiwa itu pertama kali diketahui kakak korban, Dedi Kurniawan, setelah menerima kabar bahwa adiknya menjadi korban pembacokan.

Tak lama kemudian, istri korban menghubunginya dan memberitahukan bahwa Yudi telah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung untuk mendapatkan penanganan medis. Panduan Kota & Daerah Setibanya di rumah sakit, keluarga mendapati kondisi korban sangat memprihatinkan.

Luka bacok ditemukan di sejumlah bagian tubuh, mulai dari leher, tangan, paha, hingga kedua kaki. Banyaknya luka yang diderita menunjukkan korban diduga mengalami serangan secara berulang menggunakan senjata tajam.

Merasa tidak terima atas kejadian tersebut, keluarga korban segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Natar. Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Anggota sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa. Pelakunya kini masih dalam pengejaran tim karena diduga kabur setelah menganiaya korban,” ujar AKP Setyo Budi, dilansir Detikcom, Selasa (30/6/2026).

Hingga kini, korban masih menjalani perawatan akibat luka-luka yang dideritanya, sementara polisi terus memburu keberadaan pelaku.

Aparat juga masih mendalami motif di balik aksi pembacokan tersebut guna mengungkap secara utuh penyebab terjadinya tindak kekerasan yang menggemparkan warga Natar. (Siahaan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *