Peringati Harganas, Wabup Azwar Hadi Ajak ASN Siaga Hadapi Kemarau Ekstrem
Lampung Timur, hariansatelit.com
Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat musim kemarau ekstrem. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin apel bulanan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di halaman Kantor Pemerintah Daerah, Senin (29/6/2026).
Dalam amanatnya, Azwar Hadi menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak hanya sebatas hadir secara fisik, tetapi juga harus diwujudkan melalui kasih sayang, perhatian, perlindungan, serta keterlibatan aktif dalam setiap proses tumbuh kembang anak.
“Momentum Hari Keluarga Nasional ini hendaknya menjadi penguat komitmen kita semua untuk membangun keluarga yang harmonis, mempererat kebersamaan, meningkatkan kualitas komunikasi antaranggota keluarga, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih bagi anak-anak,” ujar Azwar Hadi.
Selain mengingatkan pentingnya peran keluarga, Wakil Bupati juga menyoroti prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi kemarau ekstrem pada pertengahan tahun 2026. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan maupun kebakaran permukiman.
Ia meminta seluruh perangkat daerah, khususnya yang memiliki tugas di bidang pemadaman kebakaran dan penyelamatan, agar meningkatkan kesiapsiagaan sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat apabila terjadi keadaan darurat.
Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas melalui edukasi dan sosialisasi yang masif kepada masyarakat.
“Mencegah jauh lebih baik daripada menanggulangi. Oleh karena itu, seluruh jajaran pemerintah harus turut berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran,” tegasnya.
Azwar Hadi juga mengimbau seluruh pimpinan perangkat daerah dan ASN untuk bersama-sama menyosialisasikan berbagai langkah antisipasi menghadapi fenomena El Nino yang berpotensi memicu kemarau panjang. Upaya tersebut meliputi penerapan pola hidup hemat air, memastikan pompa sumur bor untuk akses publik berfungsi dengan baik, melarang pembakaran lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, mengawasi pembakaran sampah rumah tangga, serta mengedukasi masyarakat mengenai layanan darurat 112 sebagai akses cepat pelayanan kedaruratan kebakaran dan penyelamatan.
Melalui apel bulanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap seluruh ASN dapat menjadi teladan di tengah masyarakat, tidak hanya dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi pembangunan, tetapi juga dalam membangun budaya siaga bencana dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan sinergi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat, pelayanan publik diharapkan tetap berjalan optimal di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks. (Nasir)
