Pemdes Marga Agung Bagikan Insentif untuk RT, Kader Posyandu dan BLT DD
Jati Agung, hariansatelit.com
Pemerintah Desa (Pemdes) Marga Agung, Kecamatan Jati Agung memberikan insentif kepada seluruh pengurus RT, kader pesoyandu, kader PKK, guru ngaji dan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada Senin (8/6/2026) pagi.
Kepala Desa Marga Agung Suharno kepada harian satelit menjelaskan Pemerintah Desa Marga Agung pada hari Jumat (5/6/2026) telah menyelaurkan BTL Dana Desa (DD) kepada 6 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Masing-masing KPM menerima Rp300.00 selama enam bulan. Jadi, setiap KPM menerima dana sebesar Rp 1.800.000,” ujar Suharno.
Penyaluran bantuan tunai ini sebesar 300 ribu perbulannya, selama 6 bulan sekaligus. Selain itu, dikatakan Suharno mengharapkan agar masyarakat yang menerima dana BLT dapat menggunakan dengan sebaik mungkin dan diutamakan untuk membeli sembako.
“Mudah-mudahan pembagian BLT DD ini bermanfaat bagi masyarakat yang mendapatkan, minimal bisa membantu meringankan beban mereka di kondisi sekarang ini,” tandasnya.
Kades berpesan kepada penerima agar menggunakan sebaik mungkin bantuan yang diterima dan jangan salah gunakan agar kedepan bisa lebih baik lagi dalam pengelolaannya.
“Kepada seluruh Kepala Keluarga Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini agar dipergunakan sebaik mungkin agar kedepan jauh lebih baik,” tuturnya kepada hariansatelit.com.
Kemudian pada Senin (8/6/2026) Pemerintah Desa Marga Agung juga menyerahkan insentif sebanyak empat bulan. Rinciannya untuk Tahun 2025 dua bulan dan Tahun 2026 2 bulan yaitu untuk Bulan Januari dan Februari 2026.
“Mengenai besarnya nilainya menyesuaikan anggaran pemerimntah pusat lantaran adanya efisiensi Alokasi Dana Desa (ADD) di seluruh Indoesia,” tukasnya.
Pemberian insentif ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Desa Marga Agung atas kinerja para kelembagaan desa yang telah ikut membantu serta turut menyukseskan program desa.
RT merupakan struktur organisasi masyarakat yang berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sosial, ekonomi, dan politik di tingkat kelurahan atau desa.
Dalam sumbangsih keberhasilan pembangunan, RT sebagai ujung tombak dalam memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, peran dan fungsi RT harus dijaga dan ditingkatkan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat merasakan manfaat dari keberadaannya.
Suharno juga berpesan kepada seluruh RT untuk memperkuat kegotongroyongan warga. Kegiatan-kegiatan kerja bakti dan bersih lingkungan agar diteruskan secara rutin untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan nyaman.
Melihat pentingnya peran RT tersebut, Pemerintah Desa Marga Agung memberikan insentif kepada seluruh Ketua RT di Desa Marga Agung. Pemberian insentif ini bukanlah merupakan gaji, namun sebagai honor atau penghormatan karena kerja-kerja yang dilakukan oleh RT sejatinya bukan merupakan pekerjaan melainkan pengabdian masyarakat. Hal ini diapresiasi sangat tinggi oleh Pemerintah Desa Marga Agung. (Mar)
