Dikira Tertidur Saat Memancing, Pria di Lampung Timur Meninggal
Lampung Timur, hariansatelit.com
Warga Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur digegerkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi tak bernyawa di tanggul pinggir kali, Selasa (5/5/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial E (41), warga Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur. Ia ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang memancing di lokasi tersebut.
Kasatreskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Boyoh mengatakan, laporan penemuan mayat diterima polisi sekitar pukul 10.30 WIB. Petugas yang mendapat informasi langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Korban ditemukan dalam posisi meringkuk di pinggir tanggul bawah, sudah dalam kondisi kaku. Awalnya warga mengira korban sedang tertidur,” kata Stefanus, Selasa (5/5/2026).
Di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, termasuk dua joran pancing yang masih terpasang, tas berisi perlengkapan memancing, serta sepeda motor milik korban yang terparkir tak jauh dari lokasi.
Selain itu, ditemukan pula handphone, dompet berisi identitas diri seperti KTP, SIM, STNK, serta uang tunai sekitar Rp30 ribu.
“Evakuasi korban dilakukan dengan bantuan warga dan aparat TNI menggunakan perahu menuju dermaga TPI Tanjung Tirto, sebelum akhirnya dibawa ke Puskesmas Way Bungur untuk pemeriksaan medis,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Berdasarkan pemeriksaan fisik luar, tidak ada luka akibat benda tumpul maupun tanda kekerasan lainnya,” ungkapnya.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban. Keluarga yang datang ke puskesmas menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi. “Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit saat sedang memancing di lokasi kejadian,” tandasnya.
Selain itu, cuaca ekstrem disertai angin kencang memicu pohon tumbang di lingkungan Universitas Lampung, Rabu (5/5/2026). Delapan sepeda motor milik mahasiswa yang terparkir di depan Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa rusak, bahkan beberapa di antaranya ringsek parah hingga tak lagi bisa digunakan.
Peristiwa pohon tumbang itu terjadi saat hujan deras disertai angin melanda kawasan kampus. Dari video yang diterima Liputan6.com, sejumlah sepda motor tampak tertimpa batang dan dahan pohon besar. Kondisinya bervariasi, mulai dari rusak sedang hingga berat. (Nasir)
