Minggu, April 26, 2026
Pesawaran

Wabup Pesawaran Dorong Kolaborasi Penanggulangan TBC dan Malaria

Pesawaran, hariansatelit.com

Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanggulangan tuberkulosis (TBC) dan malaria.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Besar Inisiatif Lampung Sehat (ILS) Tahun 2026 yang digelar di Banyu Langit Cottage, Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Jum’at 24 April 2026. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan ramah tamah serta penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia.

Direktur ILS, Sudianto, menjelaskan bahwa Inisiatif Lampung Sehat merupakan organisasi nirlaba berbasis komunitas yang bergerak di bidang kesehatan, sosial, dan pendidikan.

“Ils aktif melakukan pendampingan, edukasi, investigasi kontak, serta penyuluhan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, penanganan TBC menjadi salah satu program prioritas yang saat ini telah berjalan cukup baik. Selain pembentukan Desa Siaga TBC, ILS juga menginisiasi program peningkatan kualitas hunian melalui bantuan bedah rumah dari kementerian terkait bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.

“Selain TBC, isu stunting dan malaria juga menjadi perhatian kami dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ILS turut memperkenalkan gerakan “Sayangi Bumi” yang mengajak masyarakat mengurangi penggunaan barang sekali pakai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menegaskan bahwa penanganan TBC dan malaria menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama di wilayah pesisir.

Ia mengungkapkan, tingginya kasus malaria di wilayah pesisir salah satunya dipicu oleh banyaknya tambak yang terbengkalai sehingga berpotensi menjadi sarang nyamuk. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera ditertibkan.

“Penanganan TBC dan malaria tidak bisa dilakukan pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat. Kami juga terbuka terhadap masukan dan saran yang konstruktif untuk perbaikan ke depan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wabup juga menyampaikan rencana pembangunan bank sampah melalui kerja sama dengan pihak swasta, sebagai upaya mengurangi polusi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong program pembangunan rumah layak huni melalui sinergi dengan pemerintah pusat guna menciptakan lingkungan yang sehat.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar upaya peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dapat tercapai secara optimal,” katanya. (Farizi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *