Camat Sendang Agung Adi Rakhman Peresmian Dapur MBG Sendang Mulyo 02
Lampung Tengah, hariansatelit.com
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur MBG Sendang Mulyo 02 dari Yayasan Mandiri Jaya Sentosa menggelar acara peresmian dapur Makan Bergizi Gratis pada Jumat (24-4-2026).
Dapur MBG yang berada di ampung Sendang Mulyo kecamatan Sendang Agung Lampung Tengah.
Dapur ini menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi oleh pemerintah pusat Presiden Prabowo Subianto.
Perwakilan dari yayasan Mandiri Jaya Sentosa, Mohamad Sutrisno menyampaikan dapur MBG Sendang Mulyo 02 ini siap memproduksi 1.700 porsi per hari untuk siswa PAUD, SD, SMP, ibu hamil, dan balita di sekitar Kecamatan Sendang Agung Lampung Tengah.
Menu akan disusun oleh ahli Gizi yang di kerjakan oleh para relawan yang sudah melakukan pembinaan di bidangnya.
Dari yayasan sangat terbuka kritik dan saran kalau ada kekurangan dan kesalahan.
“Program MBG tidak hanya makan kenyang buat penerima manfaat tetapi menu makanan yang akan kita sajikan harus memenuhi standar gizi yang telah di tentukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN),” katanya.
Sutrisno menyampaikan bahwa relawan MBG harus bisa menjalankan 5S. Dapur MBG harus bersih, aman dan efesien biar makanan bergizi yang dihasilkan juga berkualitas dan tidak ada kasus keracunan.
Demi makanan bergizi yang aman untuk anak Indonesia untuk menu yang bakal kita sajikan kita akan berinovasi sesuai dengan Badan Gizi Nasional.
Acara peresmian di hadiri Camat Sendang Agung Adi Rakhman, SE.M.M, Kapolsek Kalirejo Iptu Agus Supriyadi, SH. Yang diwakili oleh Aiptu Dwi Yunianto, Danramil 411-15/ Kalirejo Kapten Ctp Sujono Suratman yang di wakili oleh Koptu Agus Dadang Riyanto.
Kemudian Kepala UPTD Puskesmas Sendang Agung, Fx Dedi Subagiyo yang di wakili oleh salah stapnya, Kepala SPPG Sendang Mulyo 02 Yoga, kordinator SPPG kecamatan Sendang Agung Ulan dan kepala SPPG Ihja, Kepala kampung Sendang Mulyo Suparyo, Kepala UPTD pendidikan, TK, SD dan SMP, panitia, relawan SPPG Sendang Mulyo 02 dan tokoh masyarakat.
Menurut keterangan Yoga selaku kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi bersama ahli Gizi akan menjalankan tugas semaksimal mungkin.
“Menu yang akan kita sajikan lewat dapur MBG Sendang Mulyo 02 dipastikan aman, efesien dan berkualitas,” tukasnya.
Serta dapat memberikan manfaat jangka panjang dan bisa meningkatkan kecerdasan anak anak menambah nilai gizi dan protein.

“Kita akan berusaha yang terbaik dalam menyajikan menu yang akan di distribusikan ke penerima manfaat,” ujar dia.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Camat Sendang Agung Adi Rakhman, SE.M.M didampingi oleh kepala SPPG Sendang Mulyo 02 Yoga, Kapolsek dan Koramil Kalirejo, Kepala kampung Sendang Mulyo Suparyo.
Camat Sendang Agung Adi Rakhman menekan masalah limbah / Ipal. Yayasan di harapkan untuk menjalin komunikasi dengan baik terhadap semua relawan, lingkungan dan pemerintah setempat agar program MBG ini bisa sukses.
Peninjauan langsung kesiapan ruang proses produksi, mulai dari area penerimaan bahan, pengolahan, hingga pengemasan.
Lokasi pembuangan limbah / Ipal sampai titik akhir juga ditinjau langsung oleh Camat Sendang Agung yang didampingi oleh kepala SPPG dan kepala UPTD Puskesmas Sendang Agung dipastikan semuanya sudah siap.
Setiap paket makanan nantinya berisi nasi, lauk protein hewani, sayur, buah, dan susu, sesuai standar Badan Gizi Nasional.
Dengan peresmian SPPG Sendang Mulyo 02 yang merupakan dapur ke 5 yang siap produksi dan loncing perdana besuk hari Senin 27-4-2026 .
“Kami siap mendukung program pemerintah pusat Presiden Prabowo Subianto menuju generasi emas,” cetusnya.
Warga dan tokoh masyarakat menyambut baik dengan SPPG Sendang Mulyo 02 dari yayasan Mandiri Jaya Sentosa.
Jadikan SPPG Sendang Mulyo 02 ini sebagai ujung tombak program MBG di wilayah Kecamatan Sendang Agung.
Tokoh masyarakat yang dulu pernah menjabat kepala kampung dua periode bapak Masrul kebetulan hadir dalam acara peresmian SPPG Sendang Mulyo 02 berharap pastikan menu yang di sajikan, Gizi nya standar dengan Badan Gizi Nasional.
Bahan bakunya harus yang- berkualitas dan segar.
Kalau bisa libatkan pemberdayaan masyarakat lingkungan untuk bahan bakunya, sehingga bisa mendongkrak ekonomi masyarakat akan lebih baik tegasnya. (Titus)
