Senin, Juli 15, 2024
Lampung Tengah

Polisi Gerebek Sindikat Pembuat Uang Palsu di Kalirejo

Kalirejo, hariansatelit.com

Polda Lampung mengungkap kasus peredaran uang palsu. Kasus terungkap setelah pelaku mengirim uang melalui jasa ekpedisi. Polisi menyita 700 lembar uang palsu di Desa Kalirejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah. Pelaku berinisial BGA warga Pesawaran, Lampung.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Ali Muhaidori mengatakan, pelaku ditangkap pada Minggu (3/3) sekitar pukul 15.45 WIB.

Ali mengungkapkan, kasus itu terungkap berawal adanya informasi masyarakat terkait marak peredaran uang palsu.

Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi ada paket yang dicurigai berisi uang palsu dari J&T.

“Paket itu dikembalikan oleh pihak J&T ke pemiliknya di Desa Kalirejo. Kemudian, petugas mendatangi pelaku untuk melakukan introgasi, hasilnya pelaku mengakui paket itu miliknya,” katanya.

Lanjut Ali, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku membuat uang palsu secara mandiri di rumahnya menggunakan printer.

“Saat digeledah di rumah pelaku, petugas mengamankan printer dan sejumlah uang palsu yang sudah dicetak dan siap edar serta kertas polio untuk bahan pembuatan uang palsu,” jelasnya.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 11 paket kecil yang diamankan di Kantor J&T berisi uang palsu, 1 motor Honda Supra Fit berplat BE 6818 UV, 1 HP Vivo warna biru, 4 botol kecil tinta printer, 30 poliback kecil warna hitam, 1 printer, 1 karung beras 5 Kg berisi uang palsu yang rusak, 29 lembar uang pecahan Rp 100 ribu siap edar.

Kemudian, 96 lembar uang pecahan Rp 50 ribu siap edar, 141 lembar uang pecahan Rp 20 ribu siap edar, 242 lembar uang pecahan Rp 10.000 siap edar, 23 lembar uang pecahan Rp 5 ribu siap edar, 169 lembar uang palsu belum siap edar.

Saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung guna proses hukum lebih lanjut. (Titus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *