Minggu, November 8, 2026
Pringsewu

Buka Dianpinsat, Wabup Pringsewu Cetak Kader Pemimpin Muda Pramuka Berkarakter

Pringsewu, hariansatelit.com

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pringsewu terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pembentukan karakter sekaligus peningkatan kemampuan kepemimpinan bagi kader-kader Pramuka di daerah tersebut.

Dianpinsat yang berlangsung selama dua hari, 7–8 November 2026, dipusatkan di Taman Wisata Ratu Banyu, Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu. Kegiatan tersebut diikuti 31 peserta yang merupakan utusan dari sejumlah Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwarcab Pringsewu.

Wakil Bupati Pringsewu sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pringsewu, Umi Laila, secara resmi membuka kegiatan tersebut pada Sabtu (7/11/2026). Dalam kesempatan itu, ia berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga kedisiplinan, kesehatan, keselamatan, sopan santun, serta nama baik Gerakan Pramuka selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Umi Laila mengatakan, Dianpinsat memiliki peran penting dalam menyiapkan calon pemimpin muda Pramuka yang memiliki kemampuan organisasi, rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta karakter kepemimpinan yang kuat.

Menurutnya, terdapat lima kemampuan utama yang perlu dikembangkan peserta sebagai bekal menjalankan peran sebagai seorang pemimpin, yakni komunikasi, kerja sama, penyelesaian masalah, pengelolaan organisasi, serta tanggung jawab dan keteladanan.

“Melalui Dianpinsat ini, adik-adik peserta diharapkan dapat mengembangkan lima kemampuan penting. Yaitu, yang pertama kemampuan berkomunikasi. Seorang pemimpin harus mampu menyampaikan gagasan dengan baik sekaligus mendengarkan pendapat orang lain. Kedua, kemampuan bekerja sama. Sebab, tidak ada keberhasilan yang dicapai seorang diri, di mana kepemimpinan membutuhkan kekompakan dan semangat gotong royong,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kemampuan menyelesaikan masalah menjadi hal penting berikutnya. Seorang pemimpin harus mampu bersikap tenang dan bijaksana dalam menghadapi tantangan, serta mencari solusi terbaik terhadap setiap persoalan.

Selain itu, calon pemimpin satuan juga dituntut memahami pengelolaan organisasi, mulai dari tata kelola kegiatan, pembagian tugas, hingga pelaksanaan administrasi secara tertib.

“Yang kelima adalah kemampuan memiliki tanggung jawab dan keteladanan. Seorang pemimpin harus berani bertanggung jawab dan mampu menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Satya dan Dharma Pramuka. Perlu kita pahami bahwa pemimpin sejati adalah seseorang yang mampu memberi teladan, mendengarkan, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban,” tegasnya. (Sanusi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *