Selasa, September 22, 2026
Pringsewu

Jelang Pilkakon di Pringsewu, Warga Diminta Menjaga Kondusifitas

Pringsewu, hariansatelit.com

Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak 2026 di Kecamatan Ambarawa akan berlangsung. Sebanyak empat pekon akan melakukan pesta demokrasi tingkat pekon, termasuk Pekon Margodadi dan Pekon Ambarawa Timur.

Kecamatan Ambarawa adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pringsewu, Lampung, yang beribu kota di Pekon Ambarawa. Berada di sebelah selatan pusat pemerintahan Kabupaten Pringsewu.

Kecamatan Amarawa merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Pringsewu sejak tahun 2006.

Kecamatan Ambarawa terbagi menjadi 8 pekon yakni Ambarawa, Ambarawa Barat, Ambarawa Timur, Jati Agung, Kresnomulyo, Margodadi, Sumber Agung, Tanjung Anom.

Menjelang pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026 itu, Polres Pringsewu mengingatkan warga agar tetap rukun.

Masyarakat juga diminta tidak gampang terpancing informasi yang beredar di media sosial.

Pesan itu disampaikan Kabag Logistik Polres Pringsewu Kompol Sukimanto saat menyambangi warga dalam kegiatan silaturahmi kamtibmas di Pekon Ambarawa Timur dan Pekon Margodadi, Kecamatan Ambarawa, Senin (21/9/2026) malam.

Didampingi Kapolsubsektor Ambarawa Ipda Yasir Tri Sugiantoro, Sukimanto mengajak masyarakat menjaga suasana tetap aman selama tahapan Pilkakon berlangsung.

Menurutnya, beda pilihan merupakan hal biasa. Jangan sampai pilihan politik justru membuat tetangga bermusuhan atau hubungan antarwarga menjadi renggang.

“Jangan karena berbeda pilihan kemudian kita bermusuhan. Pilkakon ini hanya bagian dari proses demokrasi, sementara hubungan persaudaraan dan kerukunan harus tetap dijaga,” kata Sukimanto.

Sukimanto juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial, khususnya informasi yang berkaitan dengan calon maupun proses Pilkakon.

Menurutnya, informasi yang belum jelas kebenarannya bisa memicu kesalahpahaman dan memperkeruh suasana di tengah masyarakat.

Warga diminta mengecek terlebih dahulu sebelum mempercayai maupun membagikan sebuah informasi. (Sanusi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *