Sabtu, September 19, 2026
Bandar Lampung

ARTIKEL TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU DI DESA REJOMULYO

Dosen : Dr. Andriansyah Kartadinata, S.H., M.H., M.Kn

Disusun oleh :

Maulana Rayhan               NPM : 23742010012

Dwi Rahmawati                 NPM : 24612010013P

Rama Chandra                   NPM : 23742010049

Nia Octarini                       NPM : 25222010008P

Irfan Ahmadi                     NPM : 24222010047P

UNIVERSITAS SANG BUMI RUWA JURAI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2026
KKN UNIVERSITAS SANG BUMI RUWA JURAI DORONG PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU DI DESA REJOMULYO

Lampung Selatan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Tahun Akademik 2025/2026 melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Salah satu fokus kegiatan yang dikembangkan adalah konsep pengelolaan sampah terpadu berbasis pemanfaatan sampah organik dan penanganan sampah residu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung tema KKN Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, yaitu “Penguatan Desa Berkelanjutan melalui Ecopreneurship dan Inovasi IPTEK untuk Mendukung dan Menyukseskan Asta Cita di Provinsi Lampung.”

Berdasarkan hasil observasi dan koordinasi dengan Pemerintah Desa, mahasiswa mengidentifikasi pengelolaan sampah sebagai salah satu bidang yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Sampah organik yang berasal dari aktivitas masyarakat dapat dipilah dan dimanfaatkan kembali sehingga tidak seluruhnya berakhir sebagai limbah.

Mahasiswa kemudian menyusun konsep alur pengelolaan sampah organik yang dimulai dari pengambilan sampah, pemilahan, hingga pemanfaatannya sebagai bahan pendukung budidaya maggot. Konsep tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi desa dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah secara bertahap.

Desa Rejomulyo juga telah memiliki sarana budidaya maggot berupa tujuh biopond berukuran

1 × 2 meter. Keberadaan sarana tersebut menjadi potensi yang dapat dikembangkan dengan dukungan sistem penyediaan bahan organik yang lebih teratur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *