Dandim Nuril: Gerai KDMP Lampung Selatan Terbaik se-Indonesia
Jati Agung, harianstelit.com
Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P mengungkapkan pembangunan Gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Lampung Selatan merupakan yang terbaik se-Indonesia.
“Pembamngunan Gerai KDKMP Kabupaten Lampung Selatan merupakan yang terbaik se-Indonesia,” tegas Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P pada saat buka puasa bersama di Gerai KDKMP Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Sabtu (28/2/2026) malam.
Dandim mengungkapkan KDMP hadir untuk mendorong kemandirian ekonomi melalui sistem usaha bersama yang adil dan transparan. Demi kelancaran program tersebut, Dandim 0421/Lampung Selatan mendorong kemandirian ekonomi, 165 Desa yang tersebar di dua kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran. “Untuk Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 116 gerai KDMP dan Pesawaran 49 gerai KDMP,” tukasnya.
Dandim 0421/Lampung Selatan mengatakan, program yang difokuskan saat ini adalah pembangunan koperasi merah putih. Pasalnya, koperasi itu akan menampung produk-produk yang ada di desa-desa untuk dibantu dipasarkan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi rakyat melalui koperasi di tingkat desa,” ujar Dandim.

Dandim menjelaskan, setiap koperasi akan memiliki gerai utama di bagian depan dan gudang di belakang. Model ini dirancang sebagai pusat distribusi dan penjualan yang efisien sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing desa.
“Konsepnya sederhana tapi fungsional. Di depan untuk penjualan, di belakang sebagai tempat penyimpanan logistik. Model ini menyesuaikan dengan jenis usaha koperasi yang dikembangkan,” jelasnya.
Lebih lanjut Dandim menjelaskan program ini diposisikan sebagai instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi desa berbasis semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat.
Dia menilai penguatan koperasi desa menjadi strategi penting dalam memperkokoh fondasi perekonomian nasional dari tingkat akar rumput.
Menurutnya, akan ada efek ekonomi yang nyata ketika KDMP sudah berjalan. “Dengan dukungan alokasi tersebut, KDMP mempunyai minimum viable scale dan ini sekaligus menjadi jawaban atas fragmentasi program ekonomi desa selama 10 tahun terakhir,” katanya.
Kendati demikian, Dandim berharap implementasi kebijakan ini tetap dilakukan pendampingan teknis dan pengawasan ketat agar penggunaannya tepat sasaran.

Sementara itu, Danramil 0421-09/Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Kapten Inf. Tarekat mengungkapkan TNI Angkatan Darat menegaskan peran aktifnya, dalam pembangunan ekonomi desa melalui dukungan penuh, terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang saat ini menjadi program nasional pemerintah.
Danramil 0421-09/Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Kapten Inf. Tarekat bersama Babinsa menjadi motor penggerak utama. dalam melaksanakan pembersihan dan pemerataan lahan, yang akan menjadi pembangunan koperasi tersebut.
Kapten Inf. Tarekat menegaskan bahwa keterlibatan Koramil dan Babinsa, tidak hanya sebatas pengawasan keamanan, melainkan juga dukungan fisik dan moril, terhadap program yang membawa dampak positif bagi kesejahteraan rakyat.
“Ini adalah bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir di lapangan bersama masyarakat, bekerja keras menyiapkan lahan ini agar pembangunan KDMP dapat segera dimulai. Babinsa berperan sebagai ujung tombak yang memastikan program ini, diterima dan didukung penuh oleh warga, serta memastikan setiap tahapan berjalan transparan,” jelas Danramil.
Ia menambahkan, dukungan ini mencerminkan komitmen TNI AD, dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat dari segi ekonomi.
Lanjutnya, diharapkan, peran sentral Danramil dan Babinsa dalam mengawal pembangunan KDMP ini, akan mempercepat proses realisasi koperasi, menjadikannya lembaga ekonomi yang solid, mandiri, dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Desa Marga Agung secara berkelanjutan. (Mar)
