Minggu, Februari 1, 2026
Metro

PCM Metro Pusat Helat Upgrading dan Raker Pimpinan

Metro, hariansatelit.com

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Metro Pusat menghelat kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) Pimpinan guna memantapkan langkah organisasi menjelang akhir periode di Aula Kampus 2 SD Muhammadiyah Metro Pusat, pada Sabtu (30/12/2026).

Acara ini dihadiri oleh jajaran pleno PCM, Pimpinan Ranting, serta Majelis dan Lembaga serta ortom di lingkungan Cabang Metro Pusat. Hadir sebagai pemateri utama, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, Kustono, S.Ag., yang menyampaikan materi penguatan ideologi dan strategi organisasi.

Dalam arahannya, Kustono menekankan pentingnya totalitas dan keikhlasan dalam ber-Muhammadiyah. Ia mengumpamakan totalitas kader seperti seseorang yang sedang shalat.

“Ketika kita sudah mengangkat tangan mengucapkan Allahu Akbar, maka lupakan segalanya selain Allah. Begitu juga di persyarikatan, Allah tidak hanya mengukur hasil, tetapi mengukur totalitas kita. Jangan sampai fisik hadir di rapat, tapi pikiran masih berleha-leha di rumah,” tegas Kustono di hadapan peserta.

Menyoroti dinamika organisasi, Kustono menyampaikan strategi kaderisasi yang ideal, yakni sinergi antara semangat anak muda dan kearifan orang tua. Menurutnya, jika kepengurusan didominasi orang tua, pergerakan organisasi cenderung lambat. Sebaliknya, anak muda membutuhkan arahan agar tidak salah langkah.

“Rumusnya sederhana: yang muda di depan sebagai penggerak, yang tua di belakang memberikan backup dan nasihat. Aspirasi yang tua disampaikan kepada yang muda untuk dieksekusi. Dengan demikian, organisasi akan berjalan lincah namun tetap terarah,” ujarnya.
Selain penguatan ideologi, materi upgrading juga menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi melalui pengelolaan aset yang cerdas. Kustono mendorong PCM Metro Pusat untuk tidak hanya fokus pada pengembangan sekolah, tetapi juga menggali potensi unit usaha lain (Economic Generating).

Ia mencontohkan keberhasilan PCM Panjang di Bandar Lampung yang mampu menghasilkan pendapatan signifikan melalui pengelolaan fasilitas umum, serta model pengembangan sekolah yang mengintegrasikan area komersial di lantai dasar bangunan.

“Kita harus cerdas membaca peluang aset. Namun, perlu diingat juga tantangan regulasi tata ruang kota (Perwali) yang semakin ketat. Jangan sampai semangat membangun terbentur aturan zonasi. Perencanaan aset harus matang,” tambah Kustono.

Kegiatan Raker ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis untuk sisa masa jabatan hingga 2027, sekaligus memperkuat posisi PCM Metro Pusat sebagai salah satu barometer pergerakan Muhammadiyah di Kota Metro. (Hendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *