Minggu, Februari 1, 2026
Metro

FKIP UM Metro Perkuat Relevansi Kurikulum Pendidikan Guru

Metro, hariansatelit.com

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Peninjauan dan Pemutakhiran Kurikulum Program Studi di lingkungan FKIP.

Hal tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis FKIP UM Metro dalam menjamin relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, kebijakan pendidikan nasional, serta arah pengembangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), yang berlangsung di Aula AR Fachruddin UM Metro, pada Selasa (27/1/2026).

FGD melibatkan unsur pimpinan universitas dan fakultas, ketua program studi, dosen, alumni, serta pengguna lulusan dari berbagai jenjang pendidikan. Pelibatan pemangku kepentingan tersebut dimaksudkan untuk memperoleh masukan berbasis praktik lapangan sebagai dasar penyempurnaan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes).

Dr. Ir. Eva Rolia, S.T., M.T., M.KM., mewakili Rektor UM Metro. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peninjauan kurikulum merupakan instrumen penting dalam sistem penjaminan mutu internal, khususnya untuk memastikan kesesuaian antara profil lulusan, kebutuhan pengguna, dan dinamika kebijakan pendidikan.

“Peninjauan kurikulum ini bertujuan memastikan bahwa lulusan FKIP UM Metro memiliki kompetensi akademik, profesional, dan kepribadian yang relevan dengan tuntutan lapangan kerja serta arah transformasi pendidikan,” ujarnya.

Dr. Eva Rolia juga menekankan pentingnya integrasi penguatan karakter, soft skills, dan etika profesi ke dalam struktur kurikulum. Menurutnya, pengembangan kompetensi lulusan harus dirancang secara terukur dan berkelanjutan agar berdampak langsung pada kualitas lulusan.

Sementara itu, Dekan FKIP UM Metro, Dr. Arif Rahman Aththibby, M.Pd., Si., menjelaskan bahwa kurikulum di lingkungan FKIP rata-rata telah diimplementasikan selama lima tahun sehingga memerlukan penyesuaian berdasarkan evaluasi internal dan masukan eksternal.

“FGD ini menjadi forum evaluasi dan konsolidasi akademik untuk menyerap masukan dari kepala sekolah, guru, alumni, serta pengguna lulusan dari jenjang SD hingga SMA/SMK,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil FGD akan menjadi bahan penyusunan draf kurikulum yang selanjutnya dibahas melalui workshop pengembangan kurikulum, dengan melibatkan pakar kurikulum perguruan tinggi guna memastikan kesesuaian dengan standar nasional dan kebijakan akreditasi.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa, saat ini FKIP UM Metro mengelola delapan program studi sarjana, yakni Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta menyelenggarakan Program Profesi Guru (PPG) pada bidang tertentu.

Ia berharap, melalui peninjauan kurikulum ini, FKIP UM Metro menargetkan terwujudnya kurikulum yang adaptif, terukur, dan berorientasi mutu, sehingga mampu menghasilkan lulusan pendidik yang profesional, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional. (Hendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *