Senin, Februari 2, 2026
Pringsewu

Kakek 83 Tahun Hilang di Kebun Gadingrejo

Pringsewu, hariansatelit.com

Seorang kakek Kaliman (83) dilaporkan hilang di area kebun Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Korban tidak kembali ke rumah sejak Rabu (21/1/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Lampung, Kaliman terakhir kali diantar oleh pihak keluarga ke kebun pada Senin (19/1/2026) pagi.

Namun hingga siang hari, korban tidak kunjung pulang. Pihak keluarga yang melakukan pencarian mandiri di sekitar kebun tidak menemukan keberadaan korban.

Laporan kehilangan tersebut kemudian disampaikan oleh Kepala Pekon Gadingrejo Timur kepada Kantor SAR Lampung. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Lampung segera mengerahkan Tim Rescue ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan asesmen awal dan menyusun strategi pencarian dengan membagi area menjadi beberapa sektor. Pencarian difokuskan pada penyisiran darat di sekitar kebun serta penelusuran aliran sungai yang berada di dekat lokasi.

Komandan Tim Rescue Kantor SAR Lampung, Santossa, mengatakan pencarian telah dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur dan peralatan pendukung.

“Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran darat dan pemantauan udara menggunakan drone. Namun hingga hari kedua operasi SAR, korban belum berhasil ditemukan,” ujar Santossa, Jumat (23/1/2026).

Operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan dari Basarnas Lampung, TNI-Polri, BPBD, PMI, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, aparatur pekon, serta masyarakat setempat.

Kantor SAR Lampung memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai dengan rencana operasi selanjutnya, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Tim SAR Gabungan terus melakukan operasi pencarian intensif terhadap seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Kaliman (83), yang dilaporkan hilang di area perkebunan Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Korban dilaporkan hilang sejak Rabu (21/1/2026). (Sanusi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *