Jumat, Januari 23, 2026
Bandar Lampung

Neraca Perdagangan Provinsi Lampung November 2025: Surplus. Hasil BPS

 

Bandar Lampung, hariansatelit.con

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melaporkan konsistensi kinerja positif perdagangan luar negeri Lampung pada periode November 2025. Provinsi Lampung kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$386,70 juta.

Kinerja positif ini diumumkan dalam Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang diselenggarakan secara daring, Senin (05/01/2026). Nilai ekspor Lampung pada November 2025 tercatat mencapai US$532,61 juta, tumbuh signifikan sebesar 7,49 persen secara tahunan (y-on-y) dibandingkan November 2024 yang mencapai US$495,49 juta.

Secara kumulatif dari bulan Januari hingga November 2025, kinerja ekspor Provinsi Lampung telah mencapai US$5,98 miliar, atau meningkat 19,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$5,02 miliar.Selasa (6/1/2025)

Selama bulan Januari hingga November 2025, tiga negara utama yang menjadi tujuan ekspor terbesar Provinsi Lampung adalah: Amerika Serikat dengan nilai ekspor mencapai US$926,66 juta (15,51%) dengan komoditas ekspor utamanya adalah Lemak dan Minyak Hewan/Nabati, diikuti oleh Pakistan mencapai US$544,13 juta (9,11%) dengan komoditas utama Lemak dan Minyak Hewan/Nabati, dan Tiongkok dengan nilai ekspor sebesar US$536,72 juta (8,98%) dengan komoditas ekspor utamanya juga Lemak dan Minyak Hewan/Nabati.

Selain itu, share komoditas terbesar pada Ekspor Lampung pada November 2025 didominasi oleh tiga golongan komoditas utama, yaitu: Lemak dan Minyak Hewan/Nabati: US$2.352,04 juta (Share 39,36%); Kopi, Teh, dan Rempah-Rempah: US$1.580,15 juta (Share 26,44%); Bahan Bakar Mineral: US$672,59 juta (Share 11,26%).

Dari sisi impor, nilai impor luar negri pada November 2025 tercatat sebesar US$145,91 juta. “Nilai Impor ini menunjukkan peningkatan 25,54 persen secara y-on-y, yakni bila dibandingkan dengan nilai impor di bulan November 2024 yang mencapai US$116,23 juta.” terang Sabiel.

Secara kumulatif, nilai impor Januari hingga November 2025 mencapai US$1,91 miliar, mengalami penurunan sebesar 1,07 persen dibandingkan dengan nilai impor pada periode yang sama di tahun 2024 yang mencapai US$1,93 miliar.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *