Kamis, Januari 1, 2026
Lampung Selatan

Pengangkatan PPPK Sekdes Gedung Harapan Diduga Pakai SK Honorer Fiktif, Oknum Kepsek SDN Terlibat

Jati Agung, hariansatelit.com

Dugaan praktik pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu bodong kembali mencuat di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Kali ini, temuan mengarah pada oknum yang diketahui merupakan sekretaris Desa (Sekdes) Desa Gedung Harapan Selfi Saputri, S.Pd yang terdaftar di SDN Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung. Selfi Saputri menjabat sebagai Sekdes Gedung Harapan sejak tahun 2015 hingga Desember 2025.

Pengangkatan Selfi Saputri, S.Pd sebagai PPPK diduga kuat menggunakan SK honorer fiktif saat mendaftar. Diduga ada keterlibatan oknum kepala sekolah (kepsek) SDN Gedung Harapan dan suami Selfi Saputri, S.Pd yakni Agus Saputra yang juga guru agama di sekolahan setempat.

Menurut informasi yang diterima Media ini dari sumber internal di Kantor Desa dan dewan guru SDN Gedung Harapan bahwa Selfi Saputri, S.Pd diduga tidak pernah menjalankan tugas atau hadir di SDN Gedung Harapan, karena kesehariannya dia mengantor di Kantor Desa Gedung Harapan, namun tiba-tiba mengurus pemberkasan untuk diangkat sebagai PPPK paruh waktu.

“Kami tidak pernah lihat mereka masuk sekolah, tapi tiba-tiba datang urus berkas pengangkatan PPPK. Ini jelas tidak adil,” ujar beberapa orang dewan guru yang enggan disebutkan namanya pada wartawan, Senin (29/12/2025).

Sumber lain di instansi yang sama juga menyebutkan bahwa, meski tidak aktif bekerja, Selfi didiuga kuat menerima gaji dobel di SDN sebagai operator dan Sekdes Gedung Harapan setiap bulan.

Beberapa orang dewan guru SDN Gedung Harapan mengatakan dirinya tidak pernah melihat Selfi masuk sekolah sebagai operator sekolah. Operator sekolah selama ini dipegang Agus Saputra. Operator sekolah bekerja dengan mengelola dan menginput data sekolah secara online ke sistem pusat seperti Dapodik untuk keperluan administrasi dan program pemerintah, mencakup data siswa, guru, sarana prasarana, serta melakukan verifikasi dan validasi data agar selalu akurat, memastikan sinkronisasi data berjalan lancar.

Kepala SDN Gedung Harapan Feri Fitriansyah ketika dikonformasi melalui telepon selulernya menyuruh konfirmasi langsung ke Selfi Saputri. “Iya maaf konfirmasi langsung ke orang nya aja mas,” kata Feri.

Kenpala SDN Gedung Harapan Feri Feri Fitriansyah ketika ditelpon Camat Jati Agung Rizwan Effendi mengatakan baha dirinya hanya meneruskan dari kepala sekolah sebelumnya, Altin Muharda Munir, S.Pd., M.M. “Kami hanya meneruskan dari kepala sekolah sebelumnya pak,” kata Feri melalui telepon selulernya kepada camat Jati Agung Rizwan Effendi.

Sementara itu, Altin Muharda Munir, S.Pd., M.M mengatakan semasa dirinya menjadi kepala SDN Gedung Harapan operator dijabat oleh Agus Saputra.

Kepala Desa Gedung Harapan Ishadi Hanafi membenarkan Selfi Saputri, S.Pd adalah sekretris desa yang dipimpinya. “Selfi menjabat sekdes sejak tahun 2015 masa sebelum dirinya. Kemudian ditambah dimasa kepemimpinannya tahun 2019,” kata Ishadi.

Sementara Camat Jati Agung Rizwan Effendi, S.Km., MM berjanji akan memanggil Kepala SDN Gedung Harapan Feri Fitriansyah, Agus Saputra (suami Selfi Saputri, S.Pd yang juga merangkap sebagai Operator sekolah) dan Selfi Saputri, S.Pd.

Selfi Saputri, S.Pd mengaku honor di SDN Gedung Harapan sebagai operator sejak tahun 2019. “Saya honor di SDN Gedung Harapan sejak tahun 2019 melalui SK Kepala Sekolah Feri Fitriansyah,” ujar dia.

Ketika ditanya ada empat dewan guru yang mengaku tidak pernah melahat Selfi Saputri, S.Pd masuk sekolah sebagai operator, Selfi pun terdiam. Tak lama kemudian Selfi mengatakan yang penting pekerjaannya selelsai.

Kalau alasannya yang penting pekerjaanya selesai, kenapa Selfi sebagai Sekdes tugas-tugas Sekdes tidak dikerjakan di rumah, kan yang penting selesai. Selfi kembali terdiam.

Ketika ditanya jam kerja di sekolahan dari jam berapa saja, Selfi kembali bingung. Dia malah menjawab secara normatif saja. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *