Jumat, Januari 23, 2026
Lampung Timur

Guru PPPK Asal Lampung Timur Diduga Dibunuh di OKU

Lampung Timur, hariansatelit.com

Polisi menangkap Riko Irawan (29), terduga pelaku pembunuhan Sayidatul Fitriyah (27), seorang guru PPPK di OKU, Sumatera Selatan (Sumsel) yang ditemukan tewas dengan posisi tangan dan kaki terikat di dalam kontraknya berhasil ditangkap. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam.

Berdasarkan informasi yang beredar terduga pelaku berinisial R ditangkap di tempat persembunyiannya di Dusun IV Desa Suka Pindah, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, OKU pada Jumat (21/11) dini hari.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo membenarkan bahwa terduga pelaku pembunuhan guru PPPK di OKU berhasil diamankan tim Satreskrim Polres OKU. Namun ia belum menjelaskan secara rinci terkait peristiwa tersebut, sebab saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif. “Sudah (diamankan), sedang dilakukan pemeriksaan,” katanya, Jumat (21/11).

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres OKU dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut, saat ini juga polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Sayidatul Fitriyah (27) seorang guru PPPK di OKU ditemukan tewas dengan posisi tangan dan kakinya terikat di dalam kontraknya. Korban tewas diduga setelah menjadi korban pembunuhan.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo membenarkan seorang guru PPPK ditemukan tewas di dalam kontrakannya dengan posisi terikat tersebut. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

“Iya, korban adalah guru PPPK. Betul, sementara dilakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut dipimpin Kasat Reskrim dan Kapolsek Peninjauan,” katanya.

Karena terdapatnya kejanggalan atas penemuan korban yakni tangan dan kaki terikat, Endro mengatakan ada indikasi korban tewas setelah dibunuh oleh orang. “Kondisi korban terikat tangan dan kakinya, dugaan sementara seperti itu (dibunuh),” ujarnya.

Korban, Sayidatul Fitriyah (27), yang berasal dari Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosnya di Dusun V, Desa Sukapindah, Kecamatan Peninjauan Raya, OKU, pada Rabu 19 November 2025 sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat ditemukan oleh warga yang curiga lantaran motor korban terparkir seharian, jenazah Sayidatul, yang merupakan guru di SMP Negeri 46 OKU, berada dalam kondisi mengenaskan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Riko Irawan mengaku melakukan tindakan fatal tersebut karena panik dan takut diteriaki maling oleh korban. Pelaku mengaku sempat berselisih dengan istrinya lantas bersembunyi di salah satu kamar kos kosong.

Untuk menghindari ketahuan, Riko memanjat plafon dan bersembunyi di kamar korban. Ketika korban pulang dari mengajar dan mendapati Riko di kamarnya, korban pun berteriak.

Panik takut diteriaki dan diketahui warga, pelaku segera menyekap, mengikat tangan dan kaki, serta membekap mulut Sayidatul menggunakan jilbab hingga korban tewas. (Nasir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *