Kamis, Januari 1, 2026
Lampung Tengah

Pjs Bupati Lamteng: Product Matching OJK Percepat Digitalasi Keuangan

Lampung Tengah, hariansatelit.com

Pjs Bupati Lampung Tengah, Bobby Irawan, SE., M.Si diwakili Pj Sekdakab Lampung Tengah, Drs. Kusuma Riyadi, M.M menyampaikan Product Matching Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat digitalisasi keuangan dan memfasilitasi pembukaan rekening saham bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

“Digitalisasi menjadi kunci dalam memajukan perekonomian yang inklusif dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ikut serta dalam pasar keuangan. Dalam era yang semakin berkembang secara digital,” ujar Pj Sekdakab Lampung Tengah, Drs.Kusuma Riyadi mewakili, Pjs Bupati Lampung Tengah, Bobby Irawan, SE.M.S.i saat membuka kegiatan product matching pembiayaan dengan OJK dan perbankan kabupaten lampung tengah tahun 2024, Selasa (8/10/2024).

Dia menjelaskan dalam rangka mendukung pencapaian indeks inklusi keuangan tersebut OJK telah berupaya untuk meningkatkan inovasi produk maupun melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan optimalisasi produk atau layanan jasa Keuangan melalui program-program inklusi keuangan.

Namun tidak dapat dipungkiri bahwa tantangan inklusi keuangan yang ada di da Rah Indonesia seperti kondisi geografis demografi dan infrastruktur terkadang menjadi faktor yang menyebabkan kesenjangan informasi maupun akses keuangan bagi masyarakat khususnya di daerah.

“Salah satu upaya mengurangi kesenjangan di daerah adalah akselerasi pemanfaatan produk atau layanan jasa Keuangan melalui sinergi aksi antar pemangku kepentingan terkait seperti pelaksanaan kegiatan produk atau bisnis matching yang merupakan bentuk fasilitasi dan intermediasi penyaluran kredit bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” tukasnya.

Kegiatan tersebut, diharapkan dapat mengakomodasi percepatan akses pembiayaan atau penyaluran kredit bagi UMKM masyarakat melalui lembaga jasa Keuangan formal dengan fokus antara lain pada komoditi unggulan atau sektor prioritas di daerah sehingga dapat mendorong peningkatan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi di daerah.

Tujuan kegiatan produk/bisnis matching ini untuk Mempertemukan kebutuhan akses keuangan UMKM dengan produk atau layanan jasa keuangan, Meningkatkan jumlah rekening kredit atau pembiayaan bagi UMKM masyarakat, mempercepat akses pembiayaan atau penyaluran ke dibagi UMKM masyarakat, meningkatkan kerjasama kemitraan dan sinergi antara OJK, pemerintah daerah, Kementerian, atau lembaga dan pelaku UMKM serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan perekonomian di daerah.

Konsep kegiatan produk atau bisnis matching antara lembaga keuangan dengan usaha Metro kecil dan menengah dirancang untuk memfasilitasi kerjasama finansial yang dapat mendukung pertumbuhan UMKM serta membuka peluang bisnis bagi lembaga keuangan.

“Kegiatan ini melibatkan serangkaian pertemuan yang diorganisir dengan tujuan menghubungkan UMKM yang membutuhkan solusi penandaan dengan produk dan layanan yang ditawarkan oleh bank. Sasaran kegiatan produk atau bisnis matching antara lain difokuskan kepada pelaku UMKM atau UMKM komoditi unggulan atau sektor prioritas di daerah yang menjadi binaan Pemerintah Daerah atau Kementerian lembaga dengan target minimal 50 pelaku UMKM/ kegiatan,” ujar dia. (Lastri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *