Rabu, Oktober 14, 2026
Lampung Selatan

Ribuan Warga Tanjung Bintang Memeriahkan Shobat

Lampung Selatan, hariansatelit.com

Ribuan warga di seputar Kecamatan Tanjung Bintang, memeriahkan acara selawat bertajuk Selawat Bareng Bupati (Shobat) Lampung Selatan, yang digelar di Lapangan Desa Srikaton pada Selasa (13/10/2026) malam.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama mengatakan, lewat selawat tersebut, pihaknya berpesan kepada masyarakat untuk menjaga akhlak, kerukunan antar warga, serta kepedulian terhadap sesama, yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan Desa Helau di Lampung Selatan.

“Nilai-nilai islam, termasuk ajaran tentang kebersihan dan kebaikan terhadap sesama, perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat meneladani Rasulullah SAW, sejalan dengan upaya membangun lingkungan yang sehat, sekaligus kehidupan masyarakat yang harmonis,” kata Radityo Egi Pratama.

Menurut Bupati Egi, Hal itulah yang menjadi bagian dari arah pembangunan melalui Program Desa Helau, salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Program tersebut, tidak hanya berorientasi pada lingkungan yang asri dan infrastruktur yang memadai, tapi juga pada kemandirian ekonomi, kesehatan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai religius.

“Desa Helau bukan semata-mata tentang jalan yang bagus, lingkungan yang bersih, atau rumah-rumah yang tertata rapi. Desa Helau juga harus tercermin dari masyarakatnya yang berakhlak baik, warganya yang rukun, keluarganya yang harmonis, serta kehidupan sosialnya yang penuh kepedulian,” ujar Radityo Egi Pratama.

Bupati Egi menilai, keberhasilan pembangunan desa tidak cukup diukur dari perubahan fisik wilayah, namun kualitas hubungan sosial, keharmonisan keluarga, dan kepedulian antar warga, juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang sejahtera.

Karena itu, Bupati Egi turut mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan, dan membiasakan sikap saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai keagamaan, diharapkan tidak berhenti pada kegiatan ibadah, tapi juga tercermin melalui perilaku yang membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar,” sebut Radityo Egi Pratama.

Bupati Egi berharap, pesan yang tumbuh melalui kegiatan selawat tersebut dapat diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, menghormati sesama, hingga memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Dengan demikian, Program Desa Helau tidak hanya indah dipandang mata, tapi juga membawa ketenteraman bagi jiwa dan kebaikan bagi seluruh masyarakatnya.

Bupati Egi juga mengajak jemaah menjadikan selawat sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan mempererat kebersamaan.(Siahaan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *