Sabtu, Agustus 8, 2026
Lampung Selatan

Anggota DPRD Lamsel Rosdiana Jaring Asmara di Rejomulyo

Jati Agung, hariansatelit.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Fraksi PDIP, Rosdiana, SH menjaring aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) Tahun 2026 bertempat di Rosdiana, Sabtu (8/8/2026).

Rosdiana mengatakan pada reses ke 2 Tahun Periode 2026 ini, dirinya siap menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat.

Kemudian, akan dikumpulkan dan disusun menjadi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Lamsel.

Rosdiana berjanji menjaring aspirasi masyarakat secara optimal, sehingga pokok pikiran dewan benar-benar merupakan representasi kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Lamel dari Dapil V Kecamatan Jati Agung.

“Sebagai wakil rakyat, kami akan memperjuangkan pokok pikiran tersebut agar dapat dilaksanakan oleh Pemkab Lamsel sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Roadiana mengatakan, reses yang digelar ini dalam rangka menampung aspirasi masyarakat Desa Rejomulyo.

“Reses ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan usulan, masukan, saran dan saling berbagi informasi,” ucap Rosdiana.

Dirinya mengaku sangat senang bisa bersilaturahmi dengan masyarakat, sehingga masyarakat bisa menyampaikan saran dan masukan, serta usulan program yang mana nanti akan diperjuangkan di legislatif.

“Kegiatan ini bertujuan, untuk menjemput aspirasi dari setiap masyarakat di daerah pemilihan sebagai bentuk pertanggung jawaban moril saya selaku anggota DPRD kepada konstituen.

Hal ini juga sudah menjadi kewajiban kami selaku wakil rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Lamsel untuk menyerap aspirasi masya rakat.

Dilanjutkan Rosdiana bahwa, lewat masukan dari masyarakat, kami langsung memasukannya dalam pokok-pokok pikiran (Pokir), untuk kami bawah disaat digelarnya rapat paripurna.

“Apa yang telah tercantum dalam Pokir saya pastikan akan mengawalnya, dikarenakan sudah menjadi keharusan dan kewajiban kami selaku wakil rakyat yang duduk di kursi Dewan. Namun semua itu harus ada skala prioritas,” pungkas dia.

Sementara itu, warga Pujiana mengusulkan pengadaan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *