Pemerintah Desa Marga Kaya Gelar Rembuk Stunting Tahun 2026
Jati Agung, hariansatelit.com
Pemerintah Desa Marga Kaya, Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di tingkat desa pada Rabu (15/7/2026).
Kepala Desa Marga Kaya Mujimin, S. Pd menjelaskan kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, Kader Pembangunan Manusia (KPM), pendamping desa, BPD, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk membahas kondisi stunting di desa dan menyusun langkah-langkah penanganan yang terintegrasi.
Menurut Mujimin rembuk stunting merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan desa agar program pencegahan stunting dapat menjadi prioritas dalam penyusunan RKP Desa dan APBDes Tahun 2027.
Dalam forum tersebut dilakukan identifikasi permasalahan, evaluasi capaian program, serta penyusunan rencana aksi yang berfokus pada peningkatan gizi ibu hamil, balita, pelayanan kesehatan, sanitasi, dan edukasi kepada masyarakat.
“Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menghasilkan program yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” kata Mujimin.
Melalui pelaksanaan Rembuk Stunting Tahun 2026, Pemerintah Desa Marga Kaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting demi mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
Camat Jati Agung Rizwan Effendi melalui Dedy Apriman Syahrial, ST dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak untuk menyusun rencana aksi pencegahan stunting secara terintegrasi.
“Masalah stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh sektor dan elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi komitmen pemerintah desa dan kelurahan yang segera menindaklanjuti kegiatan ini dengan rembuk stunting di tingkat desa dan kelurahan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting, khususnya di wilayah Kecamatan Jati Agung,” tambahnya. (Mar)
