Jumat, Juni 26, 2026
Lampung Tengah

Polsek Seputih Banyak Gelar Kegiatan PMK di Kampung Sari Bakti

Lampung Tengah, hariansatelit.com

Kehadiran Polri yang benar-benar dekat dan menyatu dengan masyarakat kembali terlihat melalui program Polsek Manjawab di Kampung (PMK), sebuah inovasi yang digagas langsung oleh Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal, S.H., M.H.

Kali ini, kegiatan PMK digelar di Kampung Sari Bakti (SB 2), Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu malam (24/6/26).

Bukan sekadar agenda sambang biasa, PMK kini telah hadir sebagai wadah silaturahmi, forum diskusi, sekaligus ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, maupun harapan mereka secara langsung kepada aparat kepolisian dan unsur pemerintah kecamatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Seputih Banyak, unsur Forkopimcam, aparatur kampung, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Kapolsek bersama jajaran berdialog langsung dengan warga.

Berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat dibahas secara terbuka guna mencari solusi terbaik demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal mengatakan bahwa program PMK lahir dari keinginan agar Polri tidak hanya hadir saat terjadi permasalahan, tetapi juga menjadi sahabat dan mitra masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

“Melalui PMK, kami ingin memastikan bahwa keluhan masyarakat benar-benar didengar. Kami hadir untuk menyerap aspirasi, mengetahui kondisi riil di lapangan, sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang ada,” ujar Kapolsek.

Ia menjelaskan, hingga saat ini program PMK telah dilaksanakan sebanyak 24 kali dan menjangkau 19 kampung di wilayah Kecamatan Seputih Banyak dan Kecamatan Way Seputih yang merupakan wilayah hukum Polsek Seputih Banyak.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga.

Bahkan, sejumlah aspirasi dan keluhan masyarakat yang disampaikan melalui forum PMK telah ditindaklanjuti bersama pihak terkait.

Mulai dari perbaikan lampu penerangan jalan, penanganan jalan dan jembatan yang rusak, hingga berbagai persoalan sosial lainnya yang membutuhkan perhatian pemerintah maupun stakeholder terkait.

Selain mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, PMK juga dinilai efektif dalam mendeteksi serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

“Ketika komunikasi terjalin dengan baik, sekecil apa pun persoalan yang muncul dapat segera diketahui dan diselesaikan bersama. Inilah yang menjadi kekuatan utama program PMK,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga tengah malam pukul 23.50 WIB tersebut berjalan penuh keakraban dan sarat nilai-nilai budaya Lampung seperti Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, dan Sakai Sambayan, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Program PMK juga menjadi bagian dari upaya Polres Lampung Tengah dan jajaran dalam memperkuat Sabuk Kamtibmas, melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat hingga ke tingkat kampung.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Sari Bakti (SB 2) menyampaikan apresiasi terhadap program yang digagas oleh Kapolsek Seputih Banyak tersebut.

Menurutnya, PMK telah menjadi jembatan komunikasi yang sangat efektif antara masyarakat dan kepolisian.

Warga merasa lebih dekat, lebih nyaman, dan lebih leluasa dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.

“Program ini sangat kami apresiasi karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami merasa didengar, diperhatikan, dan dilibatkan dalam menjaga keamanan kampung. Kehadiran Kapolsek bersama jajaran di tengah masyarakat membuat hubungan antara warga dan Polri semakin dekat dan harmonis,” demikian pungkasnya. (Lastri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *