Minggu, Mei 10, 2026
Tulang Bawang

Kementerian PU Tinjau Perbaikan Irigasi Gantung Mesuji-Tulang Bawang

Tulang Bawang, hariansatelit.com

Direktur Bina Operasional dan Pemeliharaan (OP) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, A. Adi Umar Dani, meninjau langsung kondisi irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Mesuji – Tulang Bawang, Sabtu (9/5/2026).

Direktur Bina OP melihat proses perbaikan di sejumlah titik irigasi didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari. Termasuk meninjau kondisi pompa air serta saluran pembuang primer (SPP) Rawajitu yang saat ini sedang dinormalisasi.

Adi Umar Dani mengatakan, jaringan irigasi gantung di Mesuji – Tulang Bawang ini dibangun pada periode 2020 hingga 2023. Saat ini, beberapa bagian saluran yang rusak sedang dalam perbaikan oleh Tim BBWS Mesuji Sekampung.

“Kami hadir untuk memastikan perbaikan ini segera dilaksanakan, dan saat ini Balai BBWS juga sudah bergerak melakukan perbaikan,” kata Adi Umar Dani.

Guna mempercepat progres pengerjaan, Adi Umar Dani menginstruksikan adanya penambahan personel di lapangan.

“Saya menginstruksikan penambahan tenaga kerja agar pemulihan infrastruktur ini lebih cepat tuntas. Target kami, dalam waktu maksimal dua minggu, beberapa sektor sudah rampung dan dapat difungsikan kembali,” jelas Adi.

Ia menegaskan komitmen Kementerian PU untuk menjamin infrastruktur yang telah dibangun dapat memberikan manfaat optimal bagi para petani, khususnya di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang.

Selain memprioritaskan jaringan irigasi gantung, pihaknya juga akan mengevaluasi serta memperbaiki performa pompa air yang dinilai belum bekerja secara maksimal.

“Permasalahan yang ditemukan tidak hanya pada jaringan, tetapi juga pada efektivitas pompa air. Kami akan menganalisis kembali langkah optimalisasi agar biaya operasional pompa lebih efisien namun tetap memberikan dampak maksimal bagi petani,” tambahnya.

Sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan air ke lahan persawahan, saat ini juga sedang dilakukan normalisasi saluran sepanjang 10,2 kilometer.

Proyek normalisasi tersebut melintasi tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Kabupaten Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Kabupaten Mesuji.

“Pembersihan pada saluran primer sedang dilakukan agar debit air yang didistribusikan ke lahan pertanian warga bisa lebih optimal,” pungkasnya.

Melalui percepatan perbaikan dan normalisasi ini, Kementerian PU berharap jaringan irigasi gantung dapat segera beroperasi kembali secara penuh.

Hal ini diharapkan mampu menjaga stabilitas distribusi air demi mendukung ketahanan sektor pertanian di wilayah Lampung. (Jamhori)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *