Kamis, Mei 7, 2026
Bandar Lampung

Khabar Gembira Bagi Wali Murid Uang Komete Tidak Diberlakukan Lagi

Bandar Lampung,hariansatelitmcom

Pemerintah Kota Bandarlampung mulai menunjukkan langkah serius dalam memperkuat akses pendidikan gratis di sekolah negeri.

Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, M. Ramdhan, dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) tahap pertama senilai sekitar Rp2 miliar segera dicairkan untuk 46 SMP Negeri.

Kebijakan ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan, terutama bagi orang tua siswa yang selama ini masih dibebani berbagai pungutan sekolah. Dana BOSDa tersebut merupakan bagian dari total alokasi Rp9,5 miliar yang disiapkan Pemkot Bandarlampung sepanjang tahun 2026.Kamis(7/5/2026)

“Kami sedang mengajukan pencairan BOSDa tahap pertama atau triwulan satu. Setelah cair akan langsung kami transfer ke sekolah-sekolah,” ujar M. Ramdhan di lingkungan Pemkot Bandarlampung,

Baca Juga  Wiyadi Minta Pemkot dan DPRD Tangani Masalah Pungli Sekolah
Menurutnya, anggaran sekitar Rp2 miliar yang diajukan pada triwulan pertama akan segera diproses bendahara untuk ditransfer langsung ke rekening sekolah penerima.
Lebih jauh, Ramdhan menegaskan bahwa kehadiran BOSDa bertujuan menutup kebutuhan kegiatan belajar mengajar yang belum terakomodasi dalam dana BOS pusat. Karena itu, sekolah negeri diminta tidak lagi membebankan biaya tambahan kepada wali murid melalui uang komite.

“Dana itu untuk meng-cover kegiatan belajar mengajar yang tidak didanai BOS. Dengan adanya BOSDa tidak ada lagi uang komite. Masyarakat bisa melapor ke kami jika masih ada sekolah yang meminta uang komite,” tegasnya.

Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang menjamin hak masyarakat memperoleh pendidikan dasar tanpa hambatan biaya.

Salah Seorang Wali Murid yang bernama Parjo yang anaknya Duduk Sekolah SMP Sangat Senang dan Gembira dengan Khabar ini.

Ini Membuktikan Pemkot Bandar Lampung Memperhatikan Kami “Ujar Parjo pada harian satelit.(Herwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *