Sabtu, Mei 2, 2026
Lampung Tengah

Anggota DPR RI Marwan Cik Asan Serap Aspirasi Masyarakat Sendang Asih Soal Jalan Rusak

Lampung Tengah, hariansatelit.com

Anggota DPR RI fraksi Partai Demokrat Dapil Lampung 02 Marwan Cik Asan menyerap aspirasi warga di Kampung Sendang Asih Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah masa reses sidang IV tahun 2025-2026, Sabtu (2-5-2026).

Bertempat di rumah Ujang Sunanta di dusun 7 kampung Sendang Asih.

Dialog reses dihadiri pula oleh anggota DPRD Provinsi Lampung H. Singa Ersa Awangga, Sekretaris kampung Sutrisno dan perangkatnya dan sekitar 100 warga masyarakat dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pengurus Gabungan kelompok tani kampung Sendang Asih.

Mayoritas keluhan warga terkait infrastruktur jalan yang rusak.

Jalan dari arah Kampung Sendang Asri menuju ke Kampung Sendang Asih ini sudah bertahun-tahun tidak perbaiki.

“Kalau hujan kayak kubangan. Motor banyak yang jatuh ujar warga dusun 7 saat sesi tanya jawab,” ujar salah selarang warga.

Menanggapi hal itu, Marwan Cik Asan anggota DPR RI dari komisi X1 yang membidangi keuangan dan infrastruktur jalan berjanji akan membawa aspirasi tersebut ke rapat kerja dengan Kementerian PUPR.

“Reses ini memang tugas konstitusional saya untuk turun langsung akan kita dorong masuk,” tegasnya.

Selain infrastruktur, warga juga meminta … Semua usulan dicatat tim reses untuk dijadikan pokok-pokok pikiran (Epokir DPRD) yang akan diperjuangkan di APBN 2027.

Warga masyarakat kampung Sendang Asih mengapresiasi kehadiran Marwan Cik Asan DPR RI, warga butuh bukti, bukan janji. “Semoga reses kali ini benar-benar direalisasikan,” katanya.

Masa reses DPR RI berlangsung 28 April – 12 Mei 2026. Selama reses, anggota dewan wajib turun ke dapil untuk serap aspirasi, sosialisasi, dan fungsi pengawasan.

“Hari ini kami melakukan reses 6 titik di Lampung Tengah. Sendang asih merupakan titik yang ketiga,” kata dia.

“Saya hadir di tengah tengah masyarakat kampung Sendang untuk menyerap aspirasi masyarakat,” tukasnya.

Dialog yang di lakukan masyarakat semua relevan. Seperti dari Gapoktan Karya Mandiri Sendang Asih yang diwakili oleh Suhardi dari Gapoktan Karya Mandiri.Butuh perhatian khusus dari anggota DPR RI untuk segera membangun irigasi bendungan Way Tatayan yang jebol akibat banjir.

“Dipastikan untuk musim tanam 2 kami tidak bisa menanam padi karena sumber air-nya tidak ada selain mengandalkan sawah tadah hujan,” cetus nya.

Bendungan Way Tatayan beberapa kali di survei oleh balai besar, tapi pembangunan belum terealisasi. Padahal bendungan Way Tatayan ini bisa mengairi sawah dua kampung Sendang Asih dan Sendang Asri sekitar 600 hektar luasan sawah yang ada.

Di samping itu kelompok tani di Kampung Sendang Asih yang tergabung di Gapoktan Karya Mandiri ada sekitar 25 poktan juga butuh alsintan seperti Kombet dan Tr 4 untuk mempermudah dalam bertani secara moderen.

Dari pendidikan yang di sampaikan salah satu guru madrasah Anita mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang sudah di berikan bangunan gedung. Hinga saat ini masih bermanfaat dan mohon untuk di bantu lagi fasilitas nya.

Dari salah satu tokoh masyarakat Satijo alias Betu menyampaikan keluhan masyarakat terutama jalan yang hancur dari arah kampung Sendang Asri ke Sendang Asih yang rusak parah. Di situ sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang mohon untuk di perbaiki.

“Kami kelompok masyarakat yang tergabung di group sosial sudah sering memperbaiki jalan yang berlubang dengan cara di timbun menggunakansabes,” kata dia.

Hal sering kita lakukan tetapi tetap masih tetap hancur. Dana yang kami keluarkan untuk membeli sabes hampir Rp 24 juta.

“Jalan yang berada di dusun 2 kampung Sendang Asih. Jalan sepanjang 370 meter kita bangun secara swadaya,” cetusnya.

Karena dana anggaran dari kampung sudah tidak ada lagi untuk membangun. “Aspirasi masyarakat dalam dialog kali ini akan saya catat, ” kara Marwan.

Dan mudah-mudahan tahun depan bisa kita realisasikan agar Kampung Sendang Asih Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah akan menjadi lebih baik.

Dengan melihat kondisi jalan saat ini yang berada di Kampung Sendang Asih seyogyanya Pemerintah Daerah Kabupaten, Provinsi dan Pusat hadir untuk membangun. (Titus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *