Rabu, April 29, 2026
Lampung Timur

Bupati Ela Hadiri Halal Bihal NU Lampung Timur

Lampung Timur, hariansatelit.com

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menghadiri Halal Bihalal yang dihelat Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama dan Fatayat Nahdlatul Ulama Tahun 2026 Selasa (28/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat hubungan antar warga sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Ela dalam sambutannya.

Menurutnya, Halal Bihalal tidak sekadar menjadi tradisi pasca Idulfitri, tetapi memiliki makna sosial dan spiritual yang mendalam bagi kehidupan masyarakat.

“Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah islamiyah, dan saling memaafkan di antara kita semua,” katanya.

Momentum Halal Bihalal tahun ini, lanjut Ela, terasa semakin istimewa karena dirangkaikan dengan peringatan Harlah Muslimat NU dan Fatayat NU yang selama ini berkontribusi besar dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat.

Ia menilai kedua organisasi perempuan di bawah naungan NU tersebut telah banyak berperan dalam pemberdayaan perempuan, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan keumatan.

“Muslimat dan Fatayat NU telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan keumatan,” tuturnya.

Bupati juga berharap Muslimat dan Fatayat NU terus menjadi pelopor dalam penguatan keluarga serta pembinaan generasi muda di Lampung Timur.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Gus Yusuf menekankan pentingnya memperkuat silaturahmi serta meningkatkan peran organisasi perempuan NU di tengah masyarakat.

“Halal Bihalal bukan sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi juga momentum memperbarui komitmen kita untuk berkhidmat kepada umat,” ujar Gus Yusuf di hadapan jamaah yang memadati lokasi kegiatan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Muslimat dan Fatayat NU yang dinilai memiliki peran strategis dalam pembinaan keluarga serta pembentukan karakter generasi muda.

“Muslimat dan Fatayat adalah tulang punggung peradaban di tingkat keluarga dan masyarakat. Jika ibu-ibunya kuat, insyaallah generasinya juga kuat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Yusuf mengajak seluruh kader NU di Lampung Timur untuk terus menjaga persatuan serta mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah secara damai dan moderat.

“Kita jaga kerukunan, kita kuatkan persatuan. NU harus hadir sebagai penyejuk, bukan pemecah,” tegasnya. (Nasir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *