HIKAM Sumatra Gelar Halal Bihalal di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung
Jati Agung, hariansatelit.com
Himpunan Keluarga Alumni Al-Muhibbin (HIKAM) wilayah Sumatra menggelar Halal Bihalal bersama Pengasuh Bumi Damai Al-Muhibbin Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Perwakilan HIKAM wilayah Sumatra sekaligus KH. Moch Toha Suryani, di Lampung, Selasa menyampaikan terima kasih kepada pihak tuan rumah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengajak seluruh alumni untuk terus menghidupkan aktivitas HIKAM di daerah masing-masing sebagai bentuk keberlanjutan perjuangan Abah KH. Mochamad Djamaluddin Ahmad.
“Kalau ingin menjadi pribadi yang luar biasa, maka kita harus ingat bahwa jasa Abah Djamal kepada kita sangat luar biasa,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Umum HIKAM Pusat, KH. Nur Hadi atau yang akrab disapa Mbah Bolong, menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan sarana memperkuat silaturahim sekaligus memantau perkembangan alumni di berbagai daerah.
Dia juga menyampaikan bahwa alumni memiliki peran beragam di tengah masyarakat, mulai dari dakwah, ekonomi, hingga sosial. “Tidak apa-apa orang tuanya biasa, yang penting anaknya bisa menjadi luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya, bahwa keberhasilan tersebut merupakan bagian dari keberkahan pendidikan pesantren yang telah ditanamkan oleh para masyayikh.
Kemudian, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Dr. KH. Andi Warisno, juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan HIKAM di Lampung. Ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan ilmu dan mempererat ukhuwah antaralumni dan masyarakat.
“Kami mengucapkan ahlan wa sahlan. Semoga kehadiran beliau semua membawa manfaat bagi kita semua,” ucapnya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, dia berharap agar pesantren yang diasuhnya dapat menjadi bagian dari keluarga besar Bumi Damai Al-Muhibbin.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Halal Bihalal HIKAM di 10 titik se-Indonesia yang bertujuan mempererat silaturahim antara alumni dan pengasuh, sekaligus meneguhkan dakwah Ahlus Sunnah Wal Jamaah di tengah masyarakat,” ucap dia.
Memasuki acara inti, Pengasuh Bumi Damai Al-Muhibbin, KH. Mochamad Idris Djamaluddin dalam taujihatnya menekankan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan kemudahan bagi umatnya untuk meraih keselamatan di akhirat.
Ia menjelaskan bahwa seluruh umat Nabi Muhammad SAW pada dasarnya menginginkan masuk surga, dan Rasulullah memberikan berbagai jalan kemudahan bagi umatnya. “Rasulullah sangat menginginkan umatnya masuk surga dengan cara yang mudah,” ujar dia.
Ia mengutip sabda Nabi tentang keutamaan orang yang beriman, baik yang pernah bertemu Nabi maupun yang tidak, selama tetap menjaga keimanan.
Dalam penjelasannya, Kyai Idris Djamal juga menyampaikan kisah tentang seorang hamba yang amal buruknya lebih banyak daripada amal baiknya, namun tetap mendapatkan ampunan Allah karena memiliki rasa cinta kepada orang yang mencintai ulama.
“Kadang yang menyelamatkan seseorang itu hal sederhana, seperti mencintai orang yang mencintai ulama,” tegasnya.
Menurut dia, bahwa pada hari kiamat seluruh amal akan dihisab, baik dari golongan ashhabul yamin maupun ashhabus syimal. Namun, rahmat Allah dapat hadir melalui berbagai jalan yang tidak disangka.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa ibadah-ibadah pokok seperti shalat lima waktu, puasa Ramadan, dan haji bagi yang mampu merupakan jalan utama menuju keselamatan.
Dalam penjelasan lainnya, bahwa perempuan memiliki kemudahan dalam meraih surga dengan menjaga shalat, puasa, kehormatan diri, serta ketaatan kepada suami.
“Perempuan itu masuk surga-Nya mudah, cukup menjaga shalat, puasa Ramadan, menjaga kehormatan, dan taat kepada suami,” ungkapnya.
Ia menutup taujihatnya dengan mengajak seluruh hadirin untuk terus memperbaiki diri, menjaga amal, serta memperkuat kecintaan kepada ulama dan orang-orang saleh sebagai bekal kehidupan akhirat.
Melalui kegiatan ini, HIKAM wilayah Sumatra tidak hanya mempererat silaturahim antaralumni dan pengasuh, tetapi juga memperkuat peran alumni dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Kehadiran HIKAM di wilayah Sumatra menjadi bukti bahwa jaringan alumni Al-Muhibbin terus berkembang dan berkontribusi dalam memperkuat dakwah Ahlus Sunnah Wal Jamaah di berbagai daerah. (Mar)
