Alumni 1986 SMP Muhammadiyah 1 Sendang Agung Gelar Reuni
Sendang Agung, hariansatelit.com
Alumni 1986 SMP Muhammadiyah 1 Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah menggelar reuni pada Minggu (29/3/2026) bertempat Kampung Sendang Retno.
Cerita masa sekolah kembali mengalir menghadirkan suasana nostalgia yang semakin hidup dengan berbagai gaya, sapa.
Usia boleh bertambah, namun kebersamaan dan silaturahmi harus tetap terjaga hadir bernostalgia.
Istimewanya lagi yang hadir tidak hanya anggota alumni 1986 SMP Muhammadiyah 1 Sendang Agung, tetapi pasangannya juga turut hadir.
Matohaji dalam sambutan menegaskan kegiatan ini berjalan lancar berkat dukungan teman-teman dan sponsorship yang luar biasa.
“Alhamdulillah dan terima kasih rekan-rekan bisa hadir berkumpul meluangkan waktu dalam kegiatan tahunan SMP M “86” reuni dan halal bi halal,” ujarnya.
Ia berharap semoga dalam kebersamaan reuni ini semua keluarga besar SMP M 86 selalu dalam lindungan Allah SWT sehat wal afiat, sehingga dapat melaksanakan reuni tiap tahun dalam rangka silaturrahmi.
Umi Rodiyah mengaku sangat bangga dengan kegiatan reuni yang dikemas dalam cara halal bi halal ini.
“Luar biasa kekompakan teman-teman ’86 bisa berkumpul apalagi tiap tahun di agendakan secara berkesinambungan,” tukasnya.
Hal senada disampaikan Yatiman mengajak semua alumni baik yang bergabung maupun tidak bergabung di grup untuk bisa hadir dalam edisi halal bi halal.
“Ya kalau bisa sie humas yang lain bisa menghubungi teman-teman lain yang angkatan 86 untuk bergabung dan hadir dalam edisi halal bi halal, sehingga akan tampak kompak dalam kebersamaan Alumni 86,” pungkasnya.
Dia mengajak seluruh alumni yang berada di berbagai daerah untuk meluangkan waktu dan hadir dalam kegiatan tersebut sebagai ajang melepas rindu serta berkumpul kembali setelah bertahun-tahun berpisah.
“Dengan rahmat Allah SWT, kiranya kita dapat bertemu kembali dalam reuni ini. Selama ini kita hanya berjumpa lewat dunia maya karena jarak yang memisahkan.
Sementara itu, Supriadi mengungkapkan pada acara reuni kerinduan itu tentu tak terukur, dan pertemuan langsung akan menjadi momen berharga bagi kita semua,” ucapnya.
Supriadi menambahkan, reuni tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan. (*)
