Minggu, Maret 29, 2026
Tulang Bawang Barat

Bupati Novriwan Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD Tubaba

Tulang Bawang Barat, hariansatelit.com

Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, SP, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tubaba, Jumat (27/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, sekaligus bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Capaian pembangunan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, bukan semata-mata pemerintah daerah,” ujar Bupati.

Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tulang Bawang Barat tercatat sebesar 5,15 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 4,55 persen.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) juga mengalami peningkatan menjadi Rp16,86 triliun, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyumbang terbesar.

Selain itu: RDRB per kapita naik menjadi Rp55,87 juta per tahun, tingkat kemiskinan turun menjadi 6,72 persen, gini Ratio menurun menjadi 0,239, menunjukkan berkurangnya ketimpangan.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,61, didukung oleh: angka harapan hidup: 74,55 tahun, rata-rata lama sekolah: 7,81 tahun, harapan lama sekolah: 12,3 tahun.

Pemerintah daerah juga terus mendorong pembangunan sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur melalui berbagai program, termasuk pembangunan dan peningkatan fasilitas puskesmas, sistem penyediaan air minum, sanitasi, serta pengadaan sarana pendidikan.

Di bidang tata kelola pemerintahan, sejumlah indikator menunjukkan capaian positif, antara lain: nilai SAKIP: 60,48 (Predikat B), reformasi Birokrasi: Predikat BB, opini BPK: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Indeks Pelayanan Publik: 3,51 (Baik), Indeks SPBE: 2,62 (Baik).

Realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 menunjukkan kinerja yang cukup baik: Pendapatan daerah: Rp858,24 miliar (91,96%), Belanja daerah: Rp864,18 miliar (91,27%), Penerimaan pembiayaan: Rp26,35 miliar (101,08%) dan Pengeluaran pembiayaan: Rp12,46 miliar (99,72%).

Bupati berharap DPRD dapat memberikan rekomendasi strategis terhadap LKPJ tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan pembangunan di masa mendatang.

“Rekomendasi DPRD sangat kami harapkan sebagai masukan untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” tutupnya.

Rapat Paripurna ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tubaba, Jajaran Forkopimda Tubaba, Sekretaris Daerah Tubaba, Pejabat Tinggi Pratama & Administrator dilingkup Pemkab Tubaba, serta para tamu undangan. (Joli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *