Selasa, Maret 3, 2026
Lampung Selatan

Diduga Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Tanjung Bintang Terbakar

Lampung Selatan, hariansatelit.com

Kebakaran hebat melanda sebuah gudang minyak yang diduga illegal di Jalan Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang menuju ke Desa Jogja Kecamatan Merbau Mataram fly over Toll Trans Sumatera, Lampung Selatan, Selasa (3/3/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat menjelang berbuka puasa, sekitar pukul 17.30 Wib, pada Selasa (3 Maret 2026).

Gudang yang diduga tempat penimbunan BBM tersebut berada di antara perkebunan yang hanya memiliki satu akses jalan menuju lokasi gudang yang terbakar.

Gudang tersebut diduga menjadi lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal yang dinilai sangat berbahaya bagi lingkungan sekitar.

Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan beserta sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan sempat memicu kepanikan warga. Beberapa saksi mata mengaku mendengar suara letupan sebelum kobaran api membesar.

Warga menilai keberadaan gudang yang diduga menyimpan BBM dalam jumlah besar di area permukiman merupakan ancaman serius. BBM merupakan zat yang sangat mudah terbakar dan berpotensi menimbulkan ledakan apabila tidak disimpan sesuai standar keselamatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, gudang tersebut disebut-sebut milik seorang pria bernama Hk yang diduga merupakan oknum anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun institusi terkait mengenai kepemilikan bangunan, legalitas aktivitas di lokasi tersebut, maupun penyebab pasti kebakaran.

Pantauan di lokasi juga belum terlihat pemasangan garis polisi atau penyampaian pernyataan resmi dari aparat berwenang. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait penanganan peristiwa tersebut.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil masih dalam pendataan.

Warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan memberikan keterangan resmi kepada publik guna memastikan keamanan lingkungan serta mencegah kejadian serupa terulang.

Sampai berita ini diturunkan petugas Pemadam dari Lampung Selatan masih berjibaku memadamkan kobaran api tersebut dengan mengerahkan dua unit kendaraan pemadam untuk menjinakkan kobaran api tersebut. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *