Kades di Lampung Timur Tewas Saat Halau Gajah Liar Masuk Permukiman Warga
Lampung Timur, hariansatelit.com
Kepala Desa (Kades) Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Darusman, tewas diserang gajah liar saat ikut menghalau kawanan satwa yang hendak masuk ke permukiman dan perkebunan warga.
Peristiwa nahas tersebut terjadi, ketika Darusman bersama tim gabungan berupaya menggiring gajah liar yang masuk ke area perkebunan dan permukiman warga, untuk kembali ke kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Akibat serangan itu, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun luka parah yang dialaminya membuat nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi, menjelaskan kejadian bermula saat pihaknya menerima laporan dari Babinsa Desa Braja Asri, terkait keberadaan gajah liar yang masuk dan terjebak di kebun karet milik warga.
“Sekitar pukul 06.30 WIB, tim TNWK menerima informasi adanya gajah liar di kebun karet masyarakat, tepatnya di samping Jembatan Putul,” ujar Zaidi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim TNWK langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 07.15 WIB. Di lokasi, tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, Satpol PP, mitra TNWK, BPBD, aparat desa, serta masyarakat setempat melakukan koordinasi dan diskusi.
“Kami berdiskusi untuk mencari solusi agar gajah liar dapat kembali dari kebun karet masyarakat ke dalam kawasan hutan TNWK,” kata Zaidi.
Dari hasil diskusi awal, disepakati bahwa keputusan lanjutan akan diambil setelah Kepala Desa Braja Asri hadir di lokasi. Sekitar pukul 09.00 WIB, Darusman tiba dan kembali dilakukan musyawarah bersama seluruh unsur yang terlibat.
“Kesepakatannya adalah melakukan penggiringan gajah liar dari kebun karet menuju kawasan hutan TNWK,” lanjut Zaidi.
Proses penggiringan dilakukan dengan sistem blokade sesuai arah yang telah disepakati. Namun, dalam pelaksanaannya terjadi miskomunikasi dengan tim blokade di bagian bawah.
“Tim blokade bawah masih berjaga di jalur masuk hutan sambil membunyikan dentuman dan petasan. Akibatnya, gajah yang ketakutan justru berbalik arah ke atas,” jelasnya.
Dalam situasi tersebut, tim yang berada di posisi atas kehabisan amunisi mercon. Gajah liar kemudian bereaksi agresif dan menyerang tim blokade atas.
“Saat semua orang berusaha menyelamatkan diri, gajah menyerang Pak Darusman. Kejadian itu sekitar pukul 11.10 WIB,” ungkap Zaidi.
Korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan bersama warga dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, akibat luka berat yang diderita, Darusman dinyatakan meninggal dunia. (Nasir)
