Senin, Maret 9, 2026
Pringsewu

Graduasi Mandiri PKH Tingkatkan Kesejahteraan

Pringsewu, hariansatelit.com

Keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat kembali terlihat di Kabupaten Pringsewu. Sebanyak 417 keluarga menyatakan siap melangkah mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial, setelah kondisi ekonomi dan sosial keluarga mereka menunjukkan perkembangan positif.

Pencapaian tersebut ditandai melalui pelaksanaan Wisuda Graduasi Mandiri KPM-PKH dalam kegiatan Gebyar PKH 2025. Momentum ini menjadi bukti bahwa bantuan sosial yang disertai pendampingan dan edukasi mampu membentuk keluarga yang berdaya dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mars, Kelurahan Pringsewu Selatan, Sabtu (13/12/2025), dihadiri Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Sekda Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, anggota DPRD Provinsi Lampung Syukron Muchtar, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, Ketua TP-PKK Pringsewu Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas, serta perwakilan Kementerian Sosial.

Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela menyampaikan bahwa graduasi mandiri merupakan tujuan utama dari pelaksanaan PKH. Program ini menurutnya, dirancang untuk memperkuat ketahanan keluarga agar mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri, bukan sebagai bantuan yang bersifat permanen.

“Ketika keluarga sudah mampu mandiri sendiri, maka program dinyatakan berhasil. Tantangannya adalah menjaga agar kondisi tersebut tetap berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi peran pendamping PKH yang telah mendampingi KPM secara konsisten hingga mencapai tahap kemandirian.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa PKH merupakan instrumen strategis pemerintah dalam menekan angka kemiskinan melalui pendekatan terpadu. Program ini mendorong masyarakat untuk mengakses layanan dasar, sekaligus memperkuat kapasitas keluarga melalui pendampingan berkelanjutan.

“PKH bukan hanya sekedar bantuan tunai, tetapi bagian dari sistem perlindungan dan pemberdayaan sosial. Dengan sinergi pusat dan daerah, program ini diharapkan mampu menciptakan keluarga yang tangguh secara ekonomi dan sosial,” ungkapnya.

Selain prosesi graduasi, kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyaluran berbagai bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Pringsewu, serta Kementerian Sosial RI melalui Sentra Handayani Jakarta. Pemerintah juga menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) sebagai bagian dari peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025, sebagai bentuk komitmen dalam memperluas perlindungan sosial yang inklusif. (Sanusi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *