Pembukaan Rekening Saham Bagi Mahasiswa di Kota Metro
Metro, hariansatelit.com
Dalam rangka mendukung Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Metro serta Implementasi Program Inklusi Keuangan Nasional, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung berkolaborasi bersama TPAKD Kota Metro, OJK Provinsi Lampung, perguruan tinggi, dan Bursa Efek Indonesia menyelenggarakan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan serta Pembukaan Rekening Saham bagi Mahasiswa di Kota Metro. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya OJK untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa sebagai generasi muda yang akan menjadi motor penggerak ekonomi di masa depan,
Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Metro, Bambang Imam Santoso; Deputi Direktur Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis, Ety Elyati; Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Bani Ispriyanto; Kepala Bagian Perekonomian Kota Metro, Yulia Candra Sari; Deputi Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Lampung, Ananda Putri Kusuma; Kepala Bagian Pendanaan PT BPR Eka Bumi Artha, Catur Agus Setyo Utomo; Perwakilan PT Phintraco Sekuritas, Dinda Kurniawati. Turut hadir pula jajaran dosen serta mahasiswa Universitas Islam Lampung (Unisla), Univesitas Muhammadiyah Metro, dan UIN Jurai Siwo Lampung.Senin ,(1/12/2025)
Dalam sambutannya, Staf Ahli Gubernur, Bani Ispriyanto menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi bagian penting untuk mencapai target inklusi keuangan daerah. “Provinsi Lampung telah menargetkan inklusi keuangan sebesar 85,5 persen pada 2025 dan 97,2 persen pada 2045. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mahasiswa memahami manfaat serta risiko pasar saham. Pembukaan rekening saham tidak boleh berhenti sebagai kegiatan simbolis, tetapi harus disertai edukasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Bani juga menekankan bahwa penguatan literasi sejak dini telah terbukti efektif, termasuk melalui kegiatan pembukaan rekening saham bagi Mahasiswa di Kota Metro. Pendekatan tersebut sangat relevan untuk mendorong peningkatan kapasitas finansial Masyarakat.(Herwan)
