{"id":7867,"date":"2023-12-21T23:07:21","date_gmt":"2023-12-21T23:07:21","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=7867"},"modified":"2023-12-21T23:07:35","modified_gmt":"2023-12-21T23:07:35","slug":"lampung-jalur-favorit-penyelundupan-burung-liar-polisi-masyarakat-perlu-edukasi-kelestarian-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2023\/12\/21\/lampung-jalur-favorit-penyelundupan-burung-liar-polisi-masyarakat-perlu-edukasi-kelestarian-lingkungan\/","title":{"rendered":"Lampung Jalur Favorit Penyelundupan Burung Liar, Polisi: Masyarakat Perlu Edukasi Kelestarian Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lampung Selatan,hariansatelit.com<\/p>\n<p>Kepolisian membenarkan Provinsi Lampung adalah jalur favorit pelaku penyeludupan burung liar Sumatera ke Jawa.<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Lampung Komisaris Besar (Kombes) Umi Fadilah Astutik mengatakan dari beberapa kali tangkapan upaya penyelundupan itu diketahui sejumlah fakta di lapangan.<\/p>\n<p>&#8220;Memang Provinsi Lampung ini termasuk jalur favorit untuk penyelundupan burung-burung liar, jalur darat melalui Lampung memiliki biaya rendah,&#8221; kata Umi, Kamis (21\/12\/2023).<\/p>\n<p>Fakta ini juga terungkap dalam analisa Balai Karantina Lampung bersama Yayasan Flight Indonesia.<\/p>\n<p>Analisa yang dituangka dalam laporan berjudul &#8220;Burung Sumatera di Bawah Tekanan&#8221; itu menyebutkan ribuan burung dengan status dilindungi diperdagangkan secara ilegal dalam kurun waktu lima tahun terakhir.<\/p>\n<p>Umi menambahkan tak terhitung sudah berapa kali upaya penyelundupan burung-burung liar itu digagalkan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni oleh kepolisian serta Balai Karantina Lampung.<\/p>\n<p>Tetapi seolah tidak kapok, para penyelundup ini terus berusaha mengirim satwa liar ke Jawa.<\/p>\n<p>Berdasarkan catatan Polda Lampung, pada 2019 sebanyak 5 kasus ditangani, kemudian tahun 2020 sebanyak 12 kasus, tahun 2021 (14 kasus) dan tahun 2022 (22 kasus).<\/p>\n<p>&#8220;Banyak temuan mulai dari perdagangan ilegal hewan jenis Harimau, Burung, hingga sisik Trenggiling dan hewan dilindungi lainnya. Lampung itu adalah pintu gerbang,&#8221; kata Umi.<\/p>\n<p>Umi berpendapat, perlu adanya sinergitas antara seluruh pihak untuk membebaskan Lampung dari aksi perdagangan satwa ilegal.<\/p>\n<p>&#8220;Seluruhnya dari hulu ke hilir melakukan cegah dan tangkal,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Hal penting lainnya adalah mengedukasi masyarakat bahwa kelestarian satwa liar adalah tanggung jawab bersama.<\/p>\n<p>&#8220;Tentunya kalau tidak ada permintaan, maka tidak akan ada suplai. Jadi edukasi kepada masyarakat pun termasuk penting,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Diketahui, dalam laporan analisa Balai Karantina Lampung, sebanyak 8.618 ekor burung dari 26 spesies dilindungi ditemukan saat pengungkapan kasus.<\/p>\n<p>Jumlah ini termasuk tinggi karena para pelaku berani menyelundupkan satwa yang dilindungi undang-undang.(Herwan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Lampung Selatan,hariansatelit.com Kepolisian membenarkan Provinsi Lampung adalah jalur favorit pelaku penyeludupan burung liar Sumatera ke Jawa. Kabid Humas Polda<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7868,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-7867","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lamsel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7867","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7867"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7867\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7869,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7867\/revisions\/7869"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7868"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7867"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7867"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7867"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}